• EKSEKUTIF

Kemenag Minta Jemaah Haji Indonesia Siapkan Fisik Sebaik Mungkin

Syafira | Kamis, 09 Mei 2024 13:48 WIB
Kemenag Minta Jemaah Haji Indonesia Siapkan Fisik Sebaik Mungkin Kantor Kementerian Agama. (Foto: Kemenag RI)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau jemaah haji Indonesia, yang akan mulai berangkat ke Arab Saudi pada 12 Mei 2024, untuk menjaga kesehatan. Pasalnya, cuaca di Tanah Suci diperkirakan sangat panas. 

“Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi menyampaikan bahwa suhu di Arab Saudi pada puncak haji bisa mencapai 48 hingga 50 derajat,” ujar Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangannya dikutip dari laman resmi Kemenag RI, Kamis (9/5) di Jakarta.

Keterangan itu disampaikan Menag Yaqut usai mengecek kesiapan hotel, bus, dan dapur katering jemaah haji Indonesia di Makkah, Selasa (7/5).

Menag Yaqut mengatakan, haji merupakan ibadah fisik. Karenanya, jemaah diimbau untuk cukup istirahat jelang keberangkatan ke Arab Saudi.

“Saya minta jemaah haji menyiapkan fisik sebaik-baiknya. Haji ini ibadah fisik. Siapkan fisik terbaik. Jangan terlau diforsir. Makan makanan bergizi, vitamin. Ini akan membantu jemaah dalam menjaga stamina,” ujarnya.

Menag juga meminta jemaah haji agar tidak khawatir dan tidak ragu untuk berkonsultasi, khususnya terkait kesehatan, sebab pihaknya sudah menyiapkan para petugas dengan Kemenkes yang akan terus melayani jemaah 24 jam.

"Jemaah jangan ragu menyampaikan hal apa pun kepada para petugas untuk bisa membantu jemaah,” ujarnya.

Menag pun menyampaikan, sejumlah ikhtiar menjaga kesehatan jemaah haji telah dilakukan untuk penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M. Sejak awal, Kemenag telah menetapkan istithaah kesehatan sebagai syarat pelunasan biaya haji. Selain itu, Kemenag juga telah merilis Senam Haji.

"Senam Haji diisi gerakan sederhana yang diciptakan oleh para pakar senam sehat yang profesional pada bidangnya. Tujuannya, agar gerakan ini bisa dilakukan oleh seluruh jemaah haji Indonesia, termasuk mereka yang lanjut usia," ujarnya.