• EKSEKUTIF

Ekonomi Indonesia Cukup Baik Meski Timur Tengah Memanas

Agus Mughni Muttaqin | Selasa, 04 Jun 2024 10:54 WIB
Ekonomi Indonesia Cukup Baik Meski Timur Tengah Memanas Gedung Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (Kemenko Perekonomian RI) (Foto Doknet)

INDONESIAINFO.ID - Pemerintah Indonesia melelui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) mengatakan, dinamika di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir memiliki dampak signifikan terhadap pasar minyak global.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan mengatakan, lonjakan harga minyak sering kali diikuti oleh naiknya nilai mata uang asing, yang pada akhirnya berujung pada inflasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat dunia.

Di tengah tantangan tersebut, Ferry memastikan pada saat ini situasi Indonesia relatif cukup baik. Menurutnya, Indonesia memiliki kelebihan sebagai negara dengan sumber daya alam yang besar.

"Pada April 2023 contohnya, ketika inflasi Indonesia tercatat turun menjadi 2,8%, menjadi cermin pengelolaan ekonomi yang baik. Pemerintah sendiri menargetkan inflasi pada akhir tahun berada di kisaran 2,5% ± 1%," kata Ferry dalam keterangannya dikutip Selasa (4/6/2024).

Selain itu, menurut Ferry, indikator pertumbuhan ekonomi dan investasi juga menunjukkan kepercayaan masyarakat dan investor yang cukup baik terhadap ekonomi Indonesia.

Guna memastikan hasil ekspor sumber daya alam masuk ke dalam perekonomian domestik, Ferry menyebutkan pemerintah telah menetapkan kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE).

"Sebanyak 30% dari hasil ekspor harus disimpan dalam instrumen domestik, yang diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi dari guncangan eksternal," ucapnya.

Sementara itu, untuk strategi jangka menengah dan panjang, pemerintah terus mendorong reformasi struktural dan perbaikan kemudahan perizinan serta pemberian insentif guna meningkatkan investasi.

Pemerintah juga telah melakukan berbagai kebijakan subsidi energi untuk melindungi masyarakat dari dampak inflasi akibat dinamika geopolitik di Timur Tengah, termasuk pemberian bantuan sosial reguler dan bantuan pangan.

"Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga ketahanan ekonomi domestik dan melindungi daya beli masyarakat," ujar Ferry.