• EKSEKUTIF

Inflasi Turun, Distribusi Komoditas Terus Dipantau

M. Habib Saifullah | Selasa, 04 Jun 2024 12:34 WIB
Inflasi Turun, Distribusi Komoditas Terus Dipantau Plt. Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir (Foto: Kemendagri)

INDONESIAINFO.ID - Angka inflasi Indonesia secara Year-on-Year (YoY) pada Mei 2024 terhadap Mei 2023 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 2,84 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan pada bulan sebelumnya yakni sekitar 3 persen.

Plt. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mengatakan, meski inflasi periode ini menurun, pemerintah pusat dan pemerintah daerah (Pemda) untuk terus memantau distribusi komoditas impor agar tepat sasaran.

“Oleh sebab itu, kita harus tetap merencanakan dan mengantisipasi perubahan situasi yang harus dengan segera kita mengambil langkah-langkahnya,” ujar Tomsi di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (4/6/2024).

Selanjutnya, stakeholder terkait harus bekerja sama mengatasi masalah ketepatan waktu barang-barang komoditas impor yang masuk. Karena ketepatan waktu dan distribusi sangat berpengaruh terhadap dinamika inflasi Indonesia baik mingguan maupun bulanan.

Selain itu, Tomsi juga mewanti-wanti sepuluh pemerintah provinsi dengan angka inflasi yang terbilang tinggi untuk segera melakukan langkah pengendalian. Sepuluh provinsi tersebut ialah Papua Tengah (5,39 persen), Gorontalo (4,91 persen).

Kemudian Papua Barat (4,56 persen), Riau (4,41 persen), Sumatera Utara (4,26 persen), Papua Selatan (4,19 persen), Sumatera Barat (4,17 persen), Sulawesi Utara (4,15 persen), Bengkulu (3,71 persen), dan Kepulauan Riau (3,67 persen).

“Kami harapkan dalam minggu ini, gubernur dapat melaksanakan rapat koordinasi pengendalian inflasi khususnya sepuluh tertinggi. Ditambah dengan daerah-daerah yang masih melebihi batas nasional,” ujar dia.

Tomsi juga mengatakan, keberhasilan menjaga tren positif inflasi tidak lepas dari kerja sama yang apik. hal tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2024 di Jakarta, Selasa (4/6/2024).

“Tentunya ini merupakan suatu anugerah dan hasil jerih payah kita bersama. Namun demikian, masih terdapat beberapa jenis komoditas yang sebenarnya masih bisa kita atasi lebih baik lagi seperti cabai dan bawang,” katanya.