• EKSEKUTIF

Jemaah Haji Diingatkan Tak Perlu Bawa Kerikil

Agus Mughni Muttaqin | Minggu, 09 Jun 2024 20:52 WIB
Jemaah Haji Diingatkan Tak Perlu Bawa Kerikil Ilustrasi - Jemaah haji lempar jumroh, jemaah haji Indonesia diimbau tak perlu bawa batu kerikil dari Tanah Air ke Tanah Suci (Foto Kemenag)

INDONESIAINFO.ID - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Bandara, Mulyono mengimbau jemaah haji Indonesia yang berangkat menuju Tanah Suci untuk tidak membawa batu kerikil ke dalam koper atau pun tas.

Imbauan tersebut ia sampaikan di Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah, setelah mendapati ada salah satu jemaah haji dari Indonesia yang membawa banyak batu kerikil dalam koper bagasinya. 

Akibatnya, jemaah tersebut harus melewati serangkaian pemeriksaan oleh petugas Bandara dan membuat keberangkatan rombongan jemaah haji ke Makkah tertunda.

"Jemaah tidak perlu membawa batu dari tanah air, karena batu-batu tersebut sudah tersedia sangat banyak di Muzdalifah," ujar Mulyono dikutip dari laman resmi Kemenag RI, Minggu (9/6/2024).

Selain itu, lanjut Mulyono, barang tersebut juga dapat menimbulkan kecurigaan petugas saat koper harus melalui pemeriksaan mesin x-ray setibanya di bandara.

Setelah diperiksa, rupanya barang yang mencurigakan adalah sejumlah batu kerikil yang dibawa dari Indonesia. Setelah ditanya, jemaah tersebut mengaku bahwa batu tersebut akan digunakan untuk melempar jumrah.

Mulyono pun menyarankan agar jemaah haji lebih fokus untuk menyiapkan diri terkait pelaksanaan ibadah lainnya, seperti amalan atau bacaannya. Sedangkan batu untuk melempar jumrah tidak perlu dibawa.

"Lebih baik koper diisi barang atau kebutuhan lain," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala PPIH Arab Saudi Daker Bandara, Abdillah juga mengingatkan bahwa Pemerintah Arab Saudi ketat dalam hal barang bawaan para penumpang pesawat udara, khususnya jemaah. Salah satu yang selektif adalah barang bawaan yang dapat dianggap mempraktikkan syirik.

"Hindari barang bawaan yang aneh dan menimbulkan kecurigaan," ujar Abdillah.