Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto sebut prevalensi stunting di Lampung terendah ke empat di Indonesia (Foto: Pemprov Lampung)
INDONESIAINFO.ID - Berdasarkan hasil Survey Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, Provinsi lampung menempati posisi ke empat dengan tingkat prevalensi terendah di Indonesia.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan, persentase stunting pada tahun 2019 di Lampung ialah 26,26 persen kemudian pada 2023, turun menjadi 14,9 persen.
"Di Provinsi Lampung, upaya penurunan angka stunting dilakukan secara serentak dan terfokus," ujar Fahrizal dalam Temu Kerja Pengelola Data Nasional, Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2024 di Lampung, Selasa (11/6/2024).
"Mudah-mudahan kedepan kita bisa bekerja lebih efektif menggunakan basis data yang cukup lengkap dan didukung oleh teknologi informasi," ujar dia.
Lebih lanjut, Fahrizal mengatakan, melalui penggunaan basis data yang lengkap dan didukung dengan teknologi informasi, yang bersumber dari Nomor Induk Kependudukan (NIK) maka akan memberikan banyak manfaat, salah satunya penurunan prevalensi stunting.
Disisi lain, Sekda Fahrizal menyatakan, kehadiran Ina Digital berperan penting dalam meningkatkan daya saing dengan memperkuat digitalisasi sistem pelayanan publik di sejumlah layanan prioritas.
Harapannya dengan Pertemuan ini dapat mewujudkan kesadaran bahwa pembangunan harus diukur dengan basis data yang lengkap, akurat, dan mutakhir.
Kemudian Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan dan Informasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sukaryo Teguh Santoso mengatakan, dengan adanya pertemuan ini para tim kerja dan pengelola data informasi di Lampung dapat mewujudkan basis data yang berkualitas.
"Data harus tepat sasaran, pemutakhiran pendataan keluarga tahun 2024 harus menghasilkan data yang valid dan reliable," kata Sukaryo Teguh.