• LEGISLATIF

Masyarakat Nilai Distribusi Kuota Haji Tidak Adil

M. Habib Saifullah | Kamis, 20 Jun 2024 21:29 WIB
Masyarakat Nilai Distribusi Kuota Haji Tidak Adil Ketua Tim Pengawas Haji Abdul Muhaimin Iskandar saat melakukan pengawasan Haji di Mekkah (Foto: DPR RI)

INDONESIAINFO.ID - Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar, mendesak agar semua temuan terkait penyelenggaraan haji tahun 2024 segera ditindaklanjuti.

Gus Muhaimin mengatakan, saat ini ada kecurigaan di masyarakat mengenai distribusi kuota visa yang dianggap tidak adil antara kebutuhan antrean haji reguler dan yang digunakan oleh travel-travel tertentu yang berbasis haji khusus.

"Karena itu, ini harus ditelusuri oleh DPR melalui Pansus agar tidak terjadi pengulangan," kata Gus Muhaimin di Makkah, Arab Saudi, Kamis (20/6/2024).

Timwas Haji menyatakan, hampir semua masalah yang ditemukan merupakan pengulangan dari tahun-tahun sebelumnya, termasuk masalah transportasi, katering, dan tenda bagi jemaah.

"Agar kesalahan yang sama tidak terulang, temuan-temuan Timwas Haji DPR RI harus ditindaklanjuti melalui panitia khusus (Pansus)," kata Muhaimin.

Gus Muhaimin mengatakan, Pansus nantinya akan membedah semua persoalan terkait penyelenggaraan haji dan mencari solusi agar masalah serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Selain masalah teknis, Gus Muhaimin juga menyoroti kebijakan kuota tambahan yang separuhnya diberikan kepada haji khusus. Menurutnya, hal ini melukai keadilan masyarakat yang telah menunggu lama untuk bisa berhaji dan dianggap melanggar undang-undang.

"Beberapa kasus itu pengulangan tiap tahun. Yang kemudian lenyap ketika evaluasi tidak ditindaklanjuti. Untuk itu kali ini kita tidak boleh abai," tegasnya.

Gus Muhaimin juga mengapresiasi keputusan rapat yang dipimpin oleh Lodewijk bersama Kementerian Agama (Kemenag) untuk membentuk pansus.

"Saya senang sekali rapat yang dipimpin Pak Lodewijk beserta Kementerian Agama menyepakati dibentuk pansus agar detailing dari seluruh kasus yang ada di proses haji bisa dipotret lebih dalam," ujar dia.

Gus Muhaimin berharap agar Pansus Haji bisa segera direalisasikan dan tidak menguap di tengah jalan, mengingat pentingnya pansus ini untuk perbaikan pelayanan dan penyelenggaraan haji di masa mendatang.

"Pansus ini penting untuk perbaikan pelayanan dan penyelenggaraan haji berikutnya," kata dia.