• EKSEKUTIF

Menhub Perbaiki Transportasi Medan Dari Pinjaman Bank Dunia

M. Habib Saifullah | Jum'at, 28 Jun 2024 19:14 WIB
Menhub Perbaiki Transportasi Medan Dari Pinjaman Bank Dunia Menhub Budi Karya Sumadi bersama Walikota Medan Bobby Nasution saat meninjau Terminal Tipe A Amplas di Medan, Sumatera Utara (Foto: Dok. Humas Kemenhub)

INDONESIAINFO.ID - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berencana membangun depo atau tempat pemberhentian akhir bus, serta memperbaiki koridor Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Medan.

Hal tersebut disampaikan Menhub Budi usai meninjau Terminal Tipe A Amplas di Medan Sumatera Utara, guna memastikan pengembangan transportasi perkotaan di Kota Medan, Jumat, (28/6/2024).

“Kita mengevaluasi pinjaman dari Bank Dunia sebanyak Rp1,8 triliun yang diberikan kepada Medan dan Bandung. Dari dana tersebut kita akan memperbaiki infrastruktur transportasi perkotaan di kedua kota tersebut,” kata Menhub.

Menhub Budi merinci, dari dana Rp1,8 triliun tersebut akan digunakan sebanyak Rp300 miliar untuk membangun depo, selanjutnya akan digunakan untuk memperbaiki satu koridor BRT Medan yang memiliki panjang hampir 10 kilometer.

"Di mana di situ ada pedestrian, halte yang ikonik, aman, dan sebagainya. Singkat kata, bisa dikatakan bahwa ini jadi suatu percontohan,” ujar Menhub.

Lebih lanjut, Menhub mengatakan, depo yang akan dibangun akan dilengkapi dengan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Hal tersebut sejalan dengan rencana pengambilalihan BRT dari pemerintah pusat ke Pemerintah Kota Medan pada (17/8/2024) dan konversi BRT menjadi kendaraan berbasis listrik.

Menhub juga terbuka kepada siapa saja yang ingin bekerja sama terkait dengan pendanaan kreatif, melalui penggunaan lahan yang masih tersedia di Terminal Amplas.

“Bisa membangun hotel, kantor, rumah sakit, supaya lahan yang dimiliki negara melalui Kemenhub begitu produktif,” ujar Menhub.

Kemudian, Walikota Medan Bobby Nasution mengatakan, pihaknya sangat mendukung dan berkomitmen untuk melaksanakan proyek pekerjaan tingkat nasional yang ada di Kota Medan.

“Kami akan dukung, termasuk depo, kita berikan lahan dari Pemkot Medan. Lalu per 17 Agustus, mungkin jadi hadiah juga untuk masyarakat Kota Medan yang menggunakan transportasi umum. Nanti kalau bisa seluruhnya akan pakai kendaraan listrik,” ujar Bobby.