• EKSEKUTIF

Kemenperin Dorong Modernisasi IKM Kerajinan Logam Tumang

M. Habib Saifullah | Sabtu, 29 Jun 2024 13:48 WIB
Kemenperin Dorong Modernisasi IKM Kerajinan Logam Tumang Kementerian Perindustrian dorong modernisasi produksi kerajinan logam tumang (Foto: Ist)

INDONESIAINFO.ID - Kementerian Perindustrian mendorong industri kecil dan menengah (IKM) kerajian logam tumang dengan menerapkan teknologi modern, agar mengoptimalkan produksi.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanitadi mengatakan, dinamika kondisi perekonomian global saat ini yang berpengaruh terhadap pasar ekspor, menuntut IKM agar bisa lebih fokus ke pasar internasional.

"Selain itu, kondisi IKM kerajinan logam di Tumang masih terdapat adanya proses produksi yang dilakukan secara manual, sehingga konsistensi dan kualitas produksinya masih perlu dan berpotensi untuk ditingkatkan lagi,” kata Reni di Jawa Tengah, Jumat (29//6/2024).

Reni mengatakan, pihaknya telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan pembianaan bagi IKM kerajinan logam, seperti pendampingan otomatis proses produkso bagi IKM kerajinan logam di Sentra Kabupaten Boyolali.

“Kami membantu mengatasi permasalahan proses produksi dalam hal pembentukan pattern atau tekstur (penatahan) pelat tembaga yang masih dikerjakan secara manual sehingga berdampak pada kurang efektifnya kinerja dan produktivitas para pekerja terutama untuk produk yang memiliki permintaan pasar besar,” ujar dia.

Pada tahapan uji coba penggunaan mesin dalam proses produksi, menurutnya, diperoleh hasil evaluasi yang menunjukkan, terdapat peningkatan kapasitas produksi dan efektifitas waktu kerja, serta penurunan jumlah material terbuang.

“Intervensi teknologi perlu dilakukan melalui otomasi proses produksi," ujar Reni.

Kemudian, Direktur IKM Logam, Mesin dan Alat Angkut Dini Hanggandari mengatakan, untuk menumbuhkan IKM siap bermitra, telah diterbitkan, Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri, yang memiliki berbagai program pembinaan.

“Program pembinaan yang dilakukan diantaranya adalah bimbingan teknis dalam upaya peningkatan kemampuan teknis produksi, fasilitasi mesin/peralatan untuk optimalisasi efisiensi dan produktivitas," ujar Dini.

"Pendampingan tenaga ahli dalam rangka pengembangan produk, restrukturisasi mesin dan/atau peralatan yang memberikan potongan harga pembelian mesin untuk peningkatan teknologi, serta program dalam mempromosikan potensi IKM baik dalam jaringan (online) maupun luar jaringan (offline),” ujar Dini.

Pada Kamis (27/6/2024) lalu, Kemenperin juga mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Fasilitasi Perluasan Pasar bagi IKM Kerajinan Logam di Kabupaten Boyolali. selain itu diadakan pula penyerahan simbolis mesin hasil pendampingan otomasi proses produksi.