• EKSEKUTIF

Airlangga Sebut Think Tank Parlemen Eropa Akui Ekonomi Indonesia

Agus Mughni Muttaqin | Selasa, 16 Jul 2024 23:53 WIB
Airlangga Sebut Think Tank Parlemen Eropa Akui Ekonomi Indonesia Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)

INDONESIAINFO.ID - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dua lembaga think tank Parlemen Eropa menilai perekonomian Indonesia mampu tumbuh stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Think tank Parlemen Eropa menilai ekonomi Indonesia berhasil mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan setelah resesi ekonomi tahun 2020. Penilaian ini strategis karena data yang dirilis oleh mereka ini dijadikan referensi kerja bagi para anggota Parlemen Eropa,” kata Airlangga dalam keterangannya dikutip di Jakarta, Selasa (16/72024).

Lebih lanjut Menko Airlangga mengatakan, dari hasil kedua think tank Parlemen Eropa tersebut, secara umum Indonesia unggul di berbagai indikator.

Dalam hal investasi asing langsung atau (Foreign Direct Investment/FDI) dan laju inflasi, Indonesia lebih stabil dari waktu ke waktu dibandingkan dengan negara-negara Uni Eropa.

Pada tahun 2023, laju inflasi Indonesia tercatat hanya 3,7 persen, sedangkan Uni Eropa mencapai 6,3 persen. Dari segi Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index/HDI) juga tercatat lebih baik.

HDI Indonesia berada di level 74,39 poin pada 2023, meningkat 0,84 persen dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 73,77.

Sementara menurut trennya, rata-rata pertumbuhan HDI Indonesia selama 2020-2023 sebesar 0,72 persen per tahun.

Menko Airlangga menjelaskan, Indonesia sendiri termasuk dalam mitra dagang terbesar ke-8 bagi Uni Eropa. Sementara Uni Eropa bagi Indonesia merupakan mitra dagang terbesar keempat untuk barang setelah China, Jepang, Amerika Serikat dan Singapura, dengan porsi sebesar 5,7 persen.

Dari segi sosial ekonomi, tingkat pengangguran, Human Development Index (HDI), dan GINI Index Indonesia juga lebih baik dibandingkan Uni Eropa.

Pada tahun 2022, HDI Indonesia sebesar 71,3% yang mana berdasarkan standar Perserikatan Bangsa-Bangsa, angka tersebut menunjukkan bahwa capaian pembangunan manusia berbasis komponen dasar kualitas hidup di Indonesia termasuk dalam kategori baik.

Sementara itu dalam hal GINI Index, Indonesia berada pada nilai GINI Index 38,3 yang berarti distribusi income cukup merata.

Indonesia sendiri termasuk dalam mitra dagang terbesar ke-8 bagi Uni Eropa. Sementara Uni Eropa bagi Indonesia merupakan mitra dagang terbesar keempat untuk barang setelah China, Jepang, Amerika Serikat dan Singapura, dengan porsi sebesar 5,7%.

“Perdagangan Uni Eropa dengan Indonesia secara umum menunjukkan tren peningkatan, dengan peningkatan tajam terjadi setelah perlambatan ekonomi global pada tahun 2020,” ujarnya.