• EKSEKUTIF

Menko PMK Sebut Keutuhan Bangsa Ditentukan Ibu dan Anak

Agus Mughni Muttaqin | Kamis, 18 Jul 2024 22:42 WIB
Menko PMK Sebut Keutuhan Bangsa Ditentukan Ibu dan Anak Menko PMK sampaikan saat mengisi sambutan pada Festival Ekspresi Anak: Anak Cerdas Berinternet Sehat, dalam rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional ke-40 Tahun 2024 (Foto: Kemenko PMK)

Indonesiainfo.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan, keutuhan suatu bangsa negara sangat ditentukan oleh 2 pihak, yaitu ibu dan anak.

Muhadjir menerangkan, bila perempuan di suatu negara baik dan kuat, maka kokohlah negara itu. Dan apabila perempuan itu ringkih dan lemah, maka akan roboh suatu negara itu.

"Marilah kita betul-betul berupaya menjaga, menghormati, dan melindungi ibu-ibu kita di dunia ini. Kemudian juga harus menjaga, merawat, dan melindungi anak-anak kita. Anak-anak kita yang akan menentukan kelangsungan bangsa Indonesia ke depan," katanya.

Hal tersebut Menko PMK sampaikan saat mengisi sambutan pada `Festival Ekspresi Anak: Anak Cerdas Berinternet Sehat`, dalam rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional ke-40 Tahun 2024, di Dunia Fantasi Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, pada Kamis (18/7).

Lebih lanjut, Menko PMK menjelaskan, dalam upaya melindungi ibu dan anak, pemerintah telah melakukan berbagai macam intervensi sejak dini. Perempuan sejak remaja telah dipantau dan diberikan intervensi tablet tambah darah supaya tidak mengalami anemia kronis.

"Kalau sampai mengalami anemia maka bisa mengancam kondisi janin. Kalau janin tidak bagus maka taruhannya adalah masa depan Bangsa Indonesia. Melahirkan generasi yang tidak kuat, tidak cerdas, karena janin yang tidak sehat," katanya.

Kemudian, kata Menko PMK, ketika ibu hamil sudah disiapkan program makanan tambahan dari Dana Desa dan Kemensos, serta diperiksa kesehatan janin di puskesmas menggunakan USG.

Setelah melahirkan, anak balita dipantau dan dicek kesehatan secara menyeluruh untuk mendapatkan intervensi apabila mengalami stunting dan kurang gizi.

Muhadjir juga menyampaikan, saat ini Pemerintahan Presiden RI Joko Widodo sangat serius dalam memenuhi kesehatan gizi ibu dan anak. Pemerintah sudah memiliki program makanan tambahan untuk ibu dan balita.

Kemudian, untuk periode pemerintahan selanjutnya akan dilakukan program pemberian makanan bergizi untuk anak-anak sekolah.

"Masa depan bangsa Indonesia akan sangat ditentukan oleh anak-anak. Karena itu marilah kita bersama-sama untuk terus mendorong pemerintah, masyarakat, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk memberikan perhatian khusus kepada anak-anak kita dan ibu-ibu kita," katanya.