Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto jelang akhir pemerintahan tekankan penyelesaian Proyek Strategis Nasional (Foto: Dok. Humas Kemenko Perekonomian)
INDONESIAINFO.ID - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mendorong program-program unggulan pemerintah, salah satunya bidang digital dan pembangunan infrastruktur.
Selain itu ialah perlunya menjaga stabilitas harga dan stok pangan, keberlanjutan Program Kartu Prakerja, pengembangan industri semikonduktor, hingga penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) yang perlu masih terus didorong.
"Tentu untuk program-program yang unggulan kita perlu terus didorong pencapaiannya," kata Airlangga dalam keterangannya dikutip di Jakarta, Minggu (21/7/2024).
Airlangga menuturkan, saat ini pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 5,11% (yoy) dan diprediksi akan tumbuh di atas 5% (yoy) hingga akhir tahun 2024. Tingkat inflasi juga masih terjaga pada rentang target sasaran sebesar 2,51% (yoy) per Juni 2024.
Meski demikian, berbagai tantangan perekonomian global ke depan masih perlu terus dimitigasi, salah satunya dengan melakukan penguatan kinerja di berbagai sektor.
Dengan berbagai program dan strategi yang telah diimplementasikan oleh Kemenko Perekonomian, Menko Airlangga menuturkan optimisme terhadap sasaran ekonomi saat ini, sekaligus mampu membentuk fondasi ekonomi yang kuat untuk keberlangsungan pembangunan di masa mendatang.
Lebih lanjut, Airlangga mengatakan, untuk wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), menunjukkan perbaikan mulai dari tingkat ketimpangan per Maret 2024 sebesar 0,33% dan tingkat pengangguran terbuka per Februari 2024 sebesar 3,97%.
Namun, Pemprov Sumsel juga perlu mengatasi tingkat kemiskinan yang masih berada di atas angka nasional.
Ditopang oleh sektor pertambangan, industri, dan perdagangan, perekonomian Provinsi Sumatera Selatan dinilai akan kian menguat apabila diiringi dengan optimalisasi berbagai potensi tersebut.
"Saya berharap bahwa berbagai kebutuhan fiskal juga bisa dilakukan dengan cara-cara yang lebih inovatif termasuk kerja sama dengan perbankan, lembaga keuangan, maupun lembaga pembiayaan Pemerintah seperti PT SMI," kata Airlangga.