• EKSEKUTIF

Tekan Emisi Karbon, Kementerian ESDM Sebut Nuklir Jadi Pilihan

M. Habib Saifullah | Kamis, 01 Agu 2024 17:45 WIB
Tekan Emisi Karbon, Kementerian ESDM Sebut Nuklir Jadi Pilihan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Jadikan Nuklir Sebagai Opsi Penyediaan Energi(ESDM) guna menekan emisi karbon (Foto: Dok. Ist)

INDONESIAINFO.ID - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana menjadikan nuklir sebagai salah satu pilihan energi bersih dan sebagai upaya pengurangan emisi karbon serta penyediaan tenaga tetap andal.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jisman P. Hutajulu mengatakan, Indonesia sebagai negara yang kaya akan sumber daya energi memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dalam transisi energi pada level global

"Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Indonesia akan menjadi bagian integral dari strategi energi untuk memasukkan energi nuklir ke dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN)," kata Jisman dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Kamis (1/8/2024).

Jisman mengingatkan tantangan utama dalam pengembangan teknologi nuklir adalah persepsi dan penerimaan publik terhadap energi nuklir. Edukasi dan sosialisasi yang tepat menjadi hal yang sangat penting untuk mengubah pandangan masyarakat dan membangun kepercayaan terhadap keamanan dan manfaat teknologi ini.

"Kita perlu mengedukasi masyarakat tentang keuntungan dan keselamatan penggunaan energi nuklir, serta langkah-langkah mitigasi risiko yang telah diterapkan," ujar Jisman.

Koordinasi yang kuat antar berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, industri, dan lembaga penelitian, sangat penting untuk memastikan keberhasilan program ini. Kerja sama lintas sektoral harus diperkuat untuk mengatasi hambatan-hambatan dan memastikan bahwa semua pihak bekerja dalam satu arah yang sama.

Sementara itu, pakar Energi Universitas Gajah Mada, Tumiran menyampaikan bahwa penggunaan energi nuklir dalam penyediaan listrik merupakan langkah yang baik dalam mendukung upaya Pemerintah mengurangi penggunaan energi fosil.

"Nuklir adalah salah satu opsi yang dapat dipilih Pemerintah untuk sistem listrik di Indonesia di masa depan," kata Tumiran.

Sedangkang, Direktur Operasi PT Thorcon Power Indonesia, Bob S. Effendi mengatakan, selain bersumber dari energi baru terbarukan, dari segi keekonomian penggunaan sumber energi nuklir nantinya akan lebih kompetitif dengan harga batubara.

"Penggunaan energi nuklir nantinya akan lebih kompetitif dengan harga batubara," ujar Bob.