Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dorong industri olahraga Tanah Air kuasai pasar dalam negeri (Foto: Dok. Humas Kemenperin)
INDONESIAINFO.ID - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya mendorong perkembangan industri olahraga, yang mana hal ini berharmonisasi dengan meningkatnya tren gaya hidup sehat di masyarakat.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melihat peluang besar pada tren tersebut sebagai ceruk pasar yang potensial bagi para pelaku industri pakaian, alas kaki, serta alat olahraga untuk tumbuh.
"Dalam mendukung perkembangan olahraga di tanah air, saya melihat ada tiga subsektor industri yang harus menjadi perhatian kita bersama, yaitu industri pakaian olahraga, industri sepatu olahraga, dan industri alat olahraga," kata Menperin dalam keterangan resminya, dikutip di Jakarta, Kamis (1/8/2024).
Menteri Agus mengatakan, kinerja dan daya saing industri pakaian olahraga harus terus digenjot, lantaran sektor pakaian, tekstil, dan pakaian jadi menyumbang kontribusi ekonomi yang besar.
Pada triwulan I tahun 2024, kontribusi sektor industri pakaian jadi pada PDB industri pengolahan nonmigas masih mengalami kontraksi sebesar 3 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2023.
"Saya berharap ada langkah-langkah yang cepat dan jitu untuk mengakselerasi pertumbuhan sektor industri pakaian olahraga ini, khususnya untuk mendorong kinerja sektor industri pakaian jadi," kata Menperin.
Menperin berharap semakin banyak jenama fesyen olahraga dalam negeri yang mampu memproduksi pakaian olahraga dengan berbagai fitur unggulan. Serta model yang bervariasi, sebab saat ini produk luar negeri masih mendominasi pasar Indonesia.
"Padahal secara harga, tentunya harga pakaian olahraga lokal jauh lebih terjangkau," ujar Menperin.
Kendati demikian, Agus mengapresiasi kinerja IKM pakaian olahraga yang telah mampu bersaing dengan merek internasional, salah satunya jenama TKS. Saat ini, IKM tersebut sedang memproses sertifikasi inernasional untuk menjadi salah satu dari enam merek global yang berpotensi membidik target pasar ke 62 negara yang merupakan cabang olahraga taekwondo.
Selain itu, Menperin juga bangga terhadap kemampuan jenama HAKA, sebagai produsen pakaian olahraga pencak silat yang menggunakan teknologi tekstil fungsional untuk mendukung kebutuhan ergonomis atlet.
"Semoga nanti pada ajang olahraga internasional, baik itu SEA GAMES maupun Olimpiade, Indonesia khususnya pencak silat akan bisa bicara banyak dan meraih berbagai penghargaan," ujar Menperin.
Demi mendongkrak perkembangan industri olahraga, Menperin juga terus mengajak masyarakat agar lebih memilih produk jenama lokal original, dibandingka produk luar negeri versi bajakan dengan harga murah.
"Kita tidak boleh bosan, capek, untuk mengampanyekan bersama sama Bangga Buatan Indonesia di semua sektor, khususnya sektor olahraga," ujar Menperin.