• EKSEKUTIF

Wamentan Ajak Petani Gunakan Benih Padi Bersertifikat

M. Habib Saifullah | Senin, 05 Agu 2024 16:05 WIB
Wamentan Ajak Petani Gunakan Benih Padi Bersertifikat Ilustrasi padi siap panen (Foto: Dok. Kementan)

INDONESIAINFO.ID - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak ratusan petani di Grobogan, Jawa Tengah untuk menggunakan benih padi bersertifikat, hal ini bertujuan untuk mewujudkan swasembada beras yang berkualitas.

Menurutnya, penggunaan benih unggul bersertifikat merupakan salah satu kunci penting untuk mencapai swasembada dan menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia.

"Menanam padi dengan benih dari hasil panen sendiri akan menurunkan hasil produksi. Sebaliknya, benih bersertifikat dapat meningkatkan hasil panen hingga 25 persen," kata Sudaryono dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Senin (5/8/2024).

Menurut Sudaryono, benih bersertifikat telah teruji dan terbukti memberikan dampak besar terhadap produktivitas nasional dan sekaligus dapat menjawab tantangan krisis iklim yang dihadapi dunia.

Lebih lanjut, Sudaryono menyebutkan, pemerintah terus bekerja dalam menyelesaikan berbagai persoalan petani, seperti pemenuhan air melalui pompanisasi dan peningkatan alokasi pupuk subsidi hingga 100 persen.

Dengan langkah tersebut harapannya persoalan harga dapat segera diatasi untuk menjamin keuntungan petani.

"Sebelum ke Jawa Tengah, saya bertemu dengan Direktur Bulog. Instruksinya jelas, hasil panen petani harus diserap maksimal oleh Bulog. Jika ada kebutuhan soal Alsintan, sampaikan saja. Saya ingin Grobogan menjadi contoh keberhasilan sektor pertanian," kata dia.

Sementara itu, Bupati Grobogan, Sri Sumarni, mengapresiasi upaya pemerintah dalam mendukung petani. Dukungan pemerintah pusat dinilai sangat terasa di daerahnya.

"Selama saya menjabat, sektor pertanian selalu menjadi prioritas. Kami berkomitmen meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani," kata Sri Sumarni.

Sri juga menambahkan bahwa Grobogan merupakan daerah terbaik dalam pendistribusian pupuk di tingkat nasional.

“Kami memastikan distribusi pupuk berjalan lancar agar tidak ada kendala selama musim tanam," katanya.