Pemprov Lampung dan Banten sepakat berkolaborasi untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional ke XXIII 2032 (Foto: Dok. Pemprov Lampung)
INDONESIAINFO.ID - Provinsi Lampung dan Provinsi Banten sepakat untuk melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama sebagai tuan rumah dalam gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032.
Pj Gubernur Lampung, Samsudin mengatakan, PON memiliki dampak yang luas, bukan hanya sekadar ajang pertandingan cabang olahraga berprestasi, seperti upaya promosi budaya dan juga perekonomian.
"PON ini juga akan memiliki efek yang sangat luar biasa pada masyarakat, terutama pada pertumbuhan ekonomi," kata Samsudin dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Rabu (7/8/2024).
Menurutnya, Lampung dan Banten mempunyai daya tarik dan keindahan alam yang tidak provinsi lain, karenanya Samsudin optimistis jika PON dilaksanakan di Lampung dan Banten akan mendatangkan banyak pengunjung di masing-masing provinsi.
"Jika kemarin di PON Papua dihadiri oleh 10 ribu orang, PON Aceh dan Sumatera Utara mungkin bisa jadi 15 ribu orang, PON di Lampung dan Banten ini harapannya bisa dihadiri oleh 40 ribu orang," ujar dia.
Selain itu, Samsudin juga menyatakan, Provinsi Lampung sudah memiliki infrastruktur yang layak untuk melangsungkan PON, hanya sedikit dibenahi sambil berjalan, demikian juga dengan provinsi Banten.
"Ini adalah kesempatan yang tidak mungkin datang dua kali, walaupun kami sebagai Pj Gubernur Lampung dan Pj Gubernur Banten tidak lama, tinggal beberapa bulan kedepan, kita tinggalkan legacy yang baik, kita akan terus bantu dari Jakarta," ujar dia.
Sementara itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar berujar, Provinsi Lampung dan Banten memiliki hubungan emosional yang sangat kuat, dan tentunya Provinsi Banten menyambut baik ajakan berkolaborasi untun menjadi tuan rumah PON XXIII Tahun 2032.
"Karena tentu ini akan sangat baik untuk Provinsi Lampung dan Banten, karena olahraga mengandung makna dan maksud yang luas, mencakup industrialisasi, mendukung UMKM, hingga berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi," ujar Al Muktabar.