• EKSEKUTIF

Indonesia Disebut Jalin Hubungan Baik dengan Negara Sahabat

Agus Mughni Muttaqin | Jum'at, 09 Agu 2024 09:43 WIB
Indonesia Disebut Jalin Hubungan Baik dengan Negara Sahabat Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi memberikan keterangan pers usai mendampingi Presiden Jokowi menerima Surat-surat Kepercayaan dari Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) untuk Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta (Foto: Setkab)

Indonesiainfo.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan bahwa Indonesia menjalin hubungan baik dengan kesepuluh negara tersebut.

Hal itu Retno sampaikan usai Presiden Joko Widodo menerima surat kepercayaan dari 10 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara-negara sahabat di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/8).

“Beberapa di antaranya merupakan mitra dagang atau mitra kerja sama ekonomi utama Indonesia,” ujar Menlu Retno dalam keterangannya kepada awak media di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta.

Salah satunya adalah Amerika Serikat yang merupakan mitra dagang utama dengan nilai perdagangan mencapai lebih dari USD34,5 miliar pada tahun lalu. Selain itu, nilai perdagangan Indonesia dan Rusia juga lebih dari USD3,3 miliar.

“Dan kalau kita lihat 10 negara tersebut, 7 dari 10 negara tersebut kita memiliki total perdagangan bilateral di atas USD100 juta, kecuali dengan Kuba, Lituania, dan Makedonia Utara,” kata Retno.

Retno juga mengungkapkan beberapa agenda penting, seperti negosiasi dengan Amerika Serikat mengenai critical minerals arrangement dan perpanjangan Generalized System of Preferences (GSP).

Sedangkan dengan Tunisia, Indonesia sedang menyelesaikan perundingan Indonesia-Tunisia Preferential Trade Agreement (PTA) yang diproyeksikan dapat meningkatkan ekspor Indonesia hingga 32,82 persen.

“Dengan Rusia kita sedang mendorong penyelesaian perundingan Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trdae Agreement (I-EAEU FTE) yang tentunya juga akan dapat mendorong peningkatan perdagangan Indonesia dan Rusia dan negara anggota EAEU FTE,” kata Retno.

“Dengan anggota negara UE, ada Bulgaria, Lituania, Slovenia, kita sedang mendorong penyelesaian negosiasi Indonesia-EU Comprehensive Economic Partnership Agreement atau yang sering disebut CEPA,” kata Retno menambahkan.

Retno juga menambahkan bahwa Indonesia akan menggelar beberapa forum bisnis dan pameran perdagangan untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan negara-negara tersebut, termasuk Indonesia-Latin America and The Caribbean Business Forum di Peru dan Indonesia-Europe Business Forum di Jakarta.

Selain itu, hubungan bilateral dengan PNG, sebagai negara tetangga di Pasifik, juga akan diperkuat. Indonesia menilai PNG memiliki peran yang cukup penting di Pasifik.

“Tahun ini juga merupakan tahun yang istimewa bagi Indonesia-Brunei 40 tahun hubungan diplomatik, 75 tahun dengan Amerika Serikat, dan 75 tahun dengan Rusia,” kata Retno.

Setelah penyerahan surat kepercayaan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan melakukan pertemuan lebih lanjut dengan masing-masing duta besar untuk mendalami prioritas kerja sama di masa mendatang.

Sebelumnya, pada Kamis (8/8) Presiden Jokowi menerima surat kepercayaan dari 10 duta besar LBBP negara-negara sahabat. Penyerahan surat kepercayaan tersebut digelar di Istana Merdeka, Jakarta.

Penyerahan surat kepercayaan tersebut menandai dimulainya penugasan resmi para duta besar tersebut di Indonesia