• EKSEKUTIF

Menko Luhut Sebut Bali Perlu Ada Satgas Pariwisata

M. Habib Saifullah | Selasa, 13 Agu 2024 16:35 WIB
Menko Luhut Sebut Bali Perlu Ada Satgas Pariwisata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sebut perlu adanya Satuan Tugas (Satgas) Pariwisata di Bali (Foto: Dok. Kemenko Marves)

INDONESIAINFO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, diperlukan Satuan Tugas (Satgas) untuk menerapkan standar pariwisata khususnya di Bali.

"Saya kira perlu dibuatkan Satuan Tugas (Satgas) untuk penerapan pariwisata berkualitas ini," kata Menko Luhut di Bali, Selasa (13/8/2024).

"Khususnya untuk Bali ini, 51% pemasukan terkonsentrasi pada sektor pariwisata, tapi 71% kunjungan wisatawan terpusat di Kawasan Sarbagita, jadinya rentan overtourism," ujar Luhut menambahkan.

Luhut mengatakan bahwa Satgas tersebut bertujuan untuk mengimplementasikan pariwisata berkualitas untuk menertibkan dan menata ulang pariwisata Bali serta mengakselerasi transformasi dan diversifikasi ekonomi Bali.

Mengenai hal tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, Odo R.M. Manuhutu menyampaikan, dari data yang ada, Canggu mengalami overload wisatawan.

Selain itu, kondisi Canggu tersebut memiliki Tingkat resiko yang tinggi. Selain itu menurutnya, daerah Kuta mengalami kondisi increasingly stressed dengan Tingkat resiko relative tinggi.

Untuk itu menurut Deputi Odo, diperlukan manajemen pengelolaan wisatawan yang baik terutama pada peak season.

"Overtourism ini dampaknya bisa kemana-mana. Jangan kita mau uangnya aja tapi malah merusak dalam jangka panjangnya. Turis-turis yang lakukan pelanggaran itu harus kita tindak tegas," kata Odo.

Menurutnya, warga negara asing (WNA) yang menyalahgunakan izin tinggal dengan membuka usaha dan bekerja di Indonesia juga perlu ditindak.

"Jangan sampai mereka mengambil matapencaharian kita. Makanya perlu ditinjau ulang persyaratan visa bagi WNA, kita liat aja contohnya di negara tetangga kita," ujar Odo.

"Dengan begitu turis yang datang kesini bisa lebih berkualitas, jangan hanya yang backpacker, yang tidak spend money di sini," kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, mendukung penataan dan langkah untuk menata pariwisata di Bali agar lebih baik.

"Pada intinya kami mendukung morotarium ini pak. Tapi perlu dilakukan sosialisasi yang baik. Karena saat ini ada banyak juga hotel yang sedang proses pembangunan. Nanti kami akan usulkan Ratas mengenai ini," kata Menparekraf.