Pemerintah Indonesia melalui Kemlu bekerjasama dengan KADIN akan menyelenggarakan Forum Bisnis antara pengusaha Indonesia dengan negara-negara di Amerika Latin dan Karibia (Foto: Kemlu)
Indonesiainfo.id - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) akan menyelenggarakan Forum Bisnis antara pengusaha Indonesia dengan negara-negara di Amerika Latin dan Karibia (Amlatkar) di Lima, Peru pada 11-13 September 2024.
Direktur Jenderal Amerika dan Eropa (Amerop) Kemlu Umar Hadi menuturkan, forum yang dikenal Indonesia-Latin American and the Caribbean (INALAC) Business Forum ini merupakan misi bisnis berskala besar dan komprehensif yang pertama kalinya dilakukan Pemerintah Indonesia ke kawasan Amlatkar.
“INALAC Business Forum 2024 melibatkan partisipasi Pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta, serta masyarakat madani," kata Umar Hadi dalam kterangan resmi dikutip di Jakarta, Rabu (28/8).
Ia menambahkan, Forum Bisnis INA-LAC menjadi salah satu strategi diplomasi Indonesia dalam mendiversifikasi pasar ekspor, meningkatkan nilai perdagangan dan daya saing ekonomi Indonesia di kawasan Amlatkar.
“Besarnya potensi pasar di Amlatkar, perlu digarap secara lebih optimal oleh Indonesia," katanya.
Momentum langkah ekspansi bisnis Indonesia di Amlatkar sangat tepat di tengah kondisi geopolitik global yang tidak menentu akibat perang dan ketegangan di berbagai kawasan.
Di sisi lain, sejumlah negara tetangga Indonesia, termasuk di ASEAN, seperti Viet Nam, Thailand, Malaysia maupun Singapura sangat agresif memperluas pasar ekspor mereka di Amlatkar.
Forum Bisnis INALAC di Peru terdiri dari pameran produk unggulan Indonesia, Business Matching, Business Pitching, CEO Talks, INALAC Business Network, INALAC Society Network dan pagelaran seni-budaya Indonesia.
Rangkaian kegiatan bisnis di Peru nanti merupakan langkah strategis Pemerintah Indonesia untuk memperkuat kemitraan ekonomi melalui interaksi secara langsung antara pengusaha Indonesia dan mitra mereka dari Amlatkar sekaligus mendorong peluang investasi.
Sebanyak 49 perusahaan Indonesia akan berpartisipasi pada Forum Bisnis dan pameran produk, yang terdiri dari wakil BUMN, perusahaan swasta skala menengah ke atas dan UMKM.
Sektor dan produk unggulan yang ditampilkan meliputi energi, logistik, otomotif dan spareparts, makanan dan minuman, beauty and wellness, furnitur and home decor.
Menurut Umar Hadi, selama penyelenggaraan Forum Bisnis INA-LAC lima tahun terakhir (2019-2023), rata-rata pertumbuhan nilai perdagangan Indonesia dengan negara-negara Amlatkar naik 8,9%. Nilai ekspornya bahkan melonjak hingga 23,14%.
“Tren dan kinerja positif ini akan terus dipertahankan. Kita berharap angka perdagangan dua arah Indonesia dan Amlatkar dapat naik secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan," kata Umar Hadi optimistis.