• EKSEKUTIF

Menko PMK: Pendidikan Pancasila Kunci Keberhasilan Masa Depan IKN

Agus Mughni Muttaqin | Sabtu, 14 Sep 2024 12:13 WIB
Menko PMK: Pendidikan Pancasila Kunci Keberhasilan Masa Depan IKN Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dalam kunjungannya ke Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) di SDN 013 Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (Foto: Humas Kemenko PMK)

Indonesiainfo.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila pada anak-anak di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dalam kunjungannya ke Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) di SDN 013 Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Menko Muhadjir menyampaikan bahwa masa depan dan keberhasilan IKN sangat bergantung pada kualitas pendidikan dan karakter generasi muda di daerah tersebut.

"Keberadaan IKN sangat ditentukan oleh warga di sekitar IKN. Karena itu, mendidik anak-anak kita dan menanamkan nilai Pancasila adalah tanggung jawab kita bersama," ujar Muhadjir Effendy.

Menko PMK menambahkan bahwa anak-anak di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara akan menjadi tulang punggung SDM di IKN. Oleh karena itu, mereka perlu mendapatkan pendidikan yang baik tentang nilai-nilai Pancasila dan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan masa depan.

Muhadjir juga menekankan pentingnya memastikan pertumbuhan IKN tidak mengabaikan keberadaan masyarakat asli Kalimantan Timur. Ia berharap anak-anak di kawasan tersebut dapat berpartisipasi aktif dalam kemajuan IKN.

Dalam kunjungannya, Menko Muhadjir didampingi Deputi Warsito dan mengapresiasi inovasi Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP), yang kini menjadi contoh di 28 sekolah di Penajam Paser Utara.

Ketua Yayasan Pendidikan Lab. Pancasila, Hamry Gusman Zakaria, berharap agar SLP dapat diduplikasi ke sekolah-sekolah lain dan mendapatkan dukungan regulasi dari pemerintah.

SLP menerapkan berbagai program seperti pojok seni budaya, bank sampah, dan pemanfaatan sumber daya alam, yang sejalan dengan program Revolusi Mental dan Gerakan Indonesia Mandiri, Indonesia Bersatu, serta Indonesia Bersih.

Menko Muhadjir menutup kunjungannya dengan mengajak semua pihak untuk serius dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari pendidikan karakter anak-anak.