Ilustrasi - Ketersedian atau stok pupuk subsidi (Foto: Kementan)
Indonesiainfo.id - Penjabat (Pj) Bupati Majalengka Dedi Supandi memastikan ketersediaan pupuk subsidi bagi para petani di Kbaupaten Majalengka, Jawa Barat dalam kondisi aman.
Kepastian itu disampaikan Dedi berdasarkan hasil peninjauan distribusi pupuk subsidi pada pekan pertama September 2024, sebagaimana dilansir Antara.
“Dari peninjauan yang telah kami lakukan ke distributor, ketersediaan pupuk masih cukup aman untuk memenuhi kebutuhan petani,” katanya kepada Antara di Majalengka pada Senin (16/9).Dedi mengatakan dari hasil tinjauannya itu ketersediaan pupuk subsidi di tingkat distributor jumlahnya masih cukup, misalnya urea sebanyak 41.000 ton dan NPK sekitar 34.000 ton.
Kendati demikian, menurut dia, masih ditemukan kendala pada proses penyaluran di beberapa kios dan agen yang belum menebus pupuk dari distributor.
“Ketersediaan pupuk di distributor cukup, tetapi di tingkat kios atau agen, ada yang belum menebus saat petani membutuhkan. Ini yang kami evaluasi,” ujarnya.
Dedi menegaskan akan terus memantau ketersediaan dan distribusi pupuk subsidi, untuk memastikan tidak ada kelangkaan pupuk di kalangan petani.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka juga fokus pada validasi data penerima pupuk subsidi agar penyaluran tepat sasaran.
Dedi menjelaskan perbaikan data penerima pupuk subsidi harus dilakukan secara berkala oleh para penyuluh pertanian, agar penyaluran pupuk lebih efisien. “Kami memastikan data petani terus diperbarui agar pupuk yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Dedi menyampaikan Pemkab Majalengka juga sudah mengusulkan penambahan kuota pupuk subsidi untuk musim tanam mendatang.
"Penambahan ini, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan petani di seluruh Kabupaten Majalengka yang tersebar pada 26 kecamatan," katanya.
Dedi menambahkan Pemkab Majalengka akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi pupuk di seluruh kecamatan, serta melibatkan berbagai pihak untuk menjaga ketahanan pangan di wilayahnya.
“Pupuk ini menjadi kebutuhan yang penting untuk petani, jadi kami berupaya agar mereka bisa mendapatkannya,” ujarnya.