• EKSEKUTIF

Gus Halim Dorong Pendamping Desa Tingkatkan SDM dan Ekonomi Lokal

Agus Mughni Muttaqin | Rabu, 18 Sep 2024 10:30 WIB
Gus Halim Dorong Pendamping Desa Tingkatkan SDM dan Ekonomi Lokal Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) dalam Rapat Konsolidasi dan Pendampingan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2024 di Kota Surabaya (Foto: Humas Kemendes PDTT)

Indonesiainfo.id - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, yang sering disapa Gus Halim, menegaskan pentingnya peran pendamping desa dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memacu pertumbuhan ekonomi di desa.

Gus Halim menggarisbawahi bahwa fokus pada kedua aspek ini adalah kunci untuk memaksimalkan potensi desa secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pendamping desa harus bekerja dengan profesionalisme tinggi dan ideologis.

“Tenaga pendamping desa harus profesional sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, serta berkomitmen pada visi pengabdian yang telah dibangun,” ujarnya. Menurutnya, hal ini akan mempercepat proses manajemen pengelolaan, serta mendorong kreativitas dan inovasi di tingkat desa.

Hal tersebut Gus Halim sampaikan dalam Rapat Konsolidasi dan Pendampingan Masyarakat Desa Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2024 di Kota Surabaya, Senin (16/9/2024) malam.

Lebih lanjut, Gus Halim mengingatkan bahwa meskipun mungkin akan ada perubahan pimpinan di Kemendes PDTT, komitmen untuk kolaborasi dan kinerja profesional harus tetap terjaga.

“Kita harus terus satu ideologi dan visi dalam menjalankan tugas. Siapa pun pemimpinnya, cita-cita perjuangan untuk membangun desa harus terus hidup,” jelasnya.

Sebagai mantan Ketua DPRD Jawa Timur dan Profesor Kehormatan Unesa, Gus Halim meyakini bahwa dengan kesamaan ideologi dan visi, komitmen untuk mencapai kemandirian desa akan terus berlanjut.

“Walau peran saya akan berpindah, perjuangan untuk kesejahteraan masyarakat desa harus berlanjut. Kesamaan visi akan memastikan bahwa kebersamaan dalam perjuangan ini tetap solid,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Halim juga mengingatkan pentingnya evaluasi kinerja secara rutin bagi pendamping desa dan pegiat desa.

“Evaluasi kinerja harus dilakukan secara sistematis untuk memastikan bahwa kebijakan pembangunan yang diterapkan benar-benar menyentuh persoalan desa baik secara makro maupun mikro,” ujarnya.

Gus Halim menegaskan bahwa ideologi yang kuat harus menjadi landasan utama dalam pendampingan desa.

“Tanpa ideologi yang jelas, perjuangan kita tidak akan bermakna. Ideologi ini harus menjadi dasar dalam setiap langkah pengabdian kita, agar kontribusi kita pada masyarakat desa lebih berarti,” kata Gus Halim.

Dengan penekanan pada profesionalisme, kolaborasi, dan ideologi yang kuat, Gus Halim berharap pendamping desa dapat terus memajukan desa-desa di seluruh Indonesia dan mempercepat pencapaian kemandirian desa.