• BUMN

PHR Tingkatkan Kesiapsiagaan Operasi Migas di Pelabuhan Dumai

Agus Mughni Muttaqin | Kamis, 19 Sep 2024 17:20 WIB
PHR Tingkatkan Kesiapsiagaan Operasi Migas di Pelabuhan Dumai PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menggelar simulasi latihan gabungan keadaan darurat di dermaga #3 Pelabuhan Dumai (Foto: Humas Kementerian BUMN)

Indonesiainfo.id - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menggelar simulasi latihan gabungan keadaan darurat di dermaga #3 Pelabuhan Dumai, pada Rabu (18/9). Latihan ini diadakan untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat di fasilitas pelabuhan WK Rokan.

Dengan melibatkan berbagai instansi, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Dumai, Polres Dumai, dan SKK Migas, latihan ini bertujuan memperkuat respons cepat dan efisien terhadap berbagai ancaman, seperti kebakaran, sabotase, dan tumpahan minyak.

“Latihan ini penting untuk membentuk personel terlatih yang siap dengan peralatan dan logistik yang diperlukan saat darurat,” ujar Achmad Ubaydillah, Manager HCT Operations PHR WK Rokan. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan karyawan PHR, tetapi juga Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia – Kota Dumai, BEM Kota Dumai, dan masyarakat setempat.

Disebutkan, latihan gabungan ini sejalan dengan komitmen PHR untuk mematuhi Peraturan Pemerintah No 31/2021 dan PM Perhubungan No 58/2013 yang berkaitan dengan ISPS Code dan penanggulangan tumpahan minyak.

ISPS Code adalah standar internasional yang mengatur keamanan pelabuhan, kargo, kapal, dan awak kapal. Dalam sambutannya, Kepala KSOP Kelas I Dumai, Capt Diaz Saputra, menekankan pentingnya penerapan ISPS Code di pelabuhan internasional.

"Latihan ini tidak hanya menguji kesiapsiagaan, tetapi juga langkah antisipatif terhadap gangguan fisik dan siber yang dapat mengancam operasi," katanya.

PHR juga telah mengembangkan sistem keamanan berlapis untuk melindungi operasinya dari ancaman siber, memastikan bahwa pelabuhan Dumai tetap aman dan berfungsi optimal.

Pelabuhan ini bukan hanya mendukung operasi PHR, tetapi juga menjadi titik penting bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lain di Provinsi Riau dalam menyalurkan minyak ke kilang dalam negeri.

Pelabuhan Dumai menjadi yang pertama di Indonesia menerima sertifikat ISPS Code pada Desember 2004 dan bahkan mendapatkan penghargaan internasional “Gold Medallion” dari US Coast Guard pada 2005, menunjukkan komitmennya terhadap standar keselamatan tinggi.

Dengan latihan ini, PHR berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan respon dan koordinasi dalam menghadapi ancaman nyata, sekaligus memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat dalam operasi di WK Rokan.

Disebutkan, kesiapsiagaan adalah kunci untuk menjaga keamanan maritim dan mendukung kelancaran operasi migas di Indonesia.