Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim (Foto: Kemendikbudristek)
INdonesiainfo.id - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat karakter generasi muda Indonesia melalui program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Dalam momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Menteri Nadiem menggarisbawahi pentingnya program P5 ini sebagai upaya mencetak pelajar yang cerdas dan berkarakter.
“Pancasila bukan hanya sekedar hafalan, tetapi harus menjadi bagian dari jati diri bangsa. Selama lima tahun terakhir, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menghadirkan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk memastikan bahwa pelajar kita mampu menghayati nilai-nilai Pancasila,” ujar Nadiem di Jakarta pada Selasa (1/10).
Program P5 berfokus pada pembelajaran aktif yang mengajak siswa untuk terlibat langsung dengan nilai-nilai Pancasila. Nadiem menjelaskan bahwa pendekatan ini tidak hanya mengandalkan tekstual atau teori, tetapi juga mendorong siswa untuk terjun ke lapangan, memahami dan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam konteks nyata.
“Untuk mengintegrasikan pembelajaran Pancasila, berbagai aktivitas para pelajar, guru, bisa menggunakan berbagai macam perangkat ajar, mulai dari sastra, film, dan berbagai produk seni dan budaya lain. Para guru bisa merancang pembelajaran dengan berbasis pada isu-isu yang menjadi perhatian generasi muda saat ini. Seperti isu lingkungan hidup, permasalahan sosial, bencana alam, dan berbagai isu relevan lainnya,” ujar Nadiem.
Ia menekankan bahwa program ini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan siap bersaing di tingkat global. “Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter yang berlandaskan Pancasila. Ini adalah modal utama untuk Indonesia Emas 2045,” jelasnya.
Nadiem mengajak semua elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan program P5 secara menyeluruh dan berkelanjutan. “Mari kita bersama mendukung implementasi program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan. Demi lahirnya SDM unggul yang akan membawa peradaban bangsa Indonesia melompat ke masa depan,” ujarnya.
Sebagai infrmasi, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengangkat tema “Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas.” Upacara berlangsung di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, dengan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan berbagai tokoh penting lainnya.
Dalam rangkaian acara, beberapa pemimpin negara membacakan teks-teks penting yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Acara ini dihadiri oleh sekitar 800 tamu, termasuk pelajar dari berbagai sekolah, menandakan dukungan luas terhadap implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.