• EKSEKUTIF

Ajak Petani Tanam Padi di Oktober, Wamentan: Kita Kasih Benih

M. Habib Saifullah | Minggu, 06 Okt 2024 11:05 WIB
Ajak Petani Tanam Padi di Oktober, Wamentan: Kita Kasih Benih Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sedang menanam padi menggunakan mesin penanam padi (Foto: Humas Kementan)

INDONESIAINFO.ID - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak para petani untuk segera melakukan penanaman padi di Oktober. Nantinya Kementerian Pertanian (Kementan) akan memberikan benih gratis kepada masyarakat.

"Makanya harus cepat-cepat menanamnya di Oktober ini karena untuk benih kita masih punya 400 ribu hektar dan akan kita kasih benih gratis untuk yang menanam di bulan oktober ini," kata Wamentan dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Minggu (6/10/2024).

"Sekali lagi saya katakan di bulan ini semua petani tidak usah nunggu apapun. segera ditanami yang belum panen segera panen yang masih mengolah segera ditanami," imbuh pria yang akrab disapa Mas Dar itu.

Wamentan Sudaryono menargetkan, percepatan tanam di Bulan Oktober 2024 bisa dilakukan serentak di seluruh daerah termasuk di wilayah Jawa Tengah yang merupakan salah satu sentra padi terbesar di Indonesia.

Baginya, pertanaman di bulan Oktober sangat krusial karen kebutuhan di Januari, Februari dan seterusnya bisa dipenuhi dari hasil tanam bulan ini.

"Sangat krusial, karena ini masa peralihan antara kering ke hujan. Jadi sebelum hujan lebat, sekarang waktunya kita tanam karena akhir tahun itu diperkirakan banjir. Makanya kita masifkan tanam sekarang supaya nanti bisa panen di Januari," kata dia.

"Kalau nanamnya mundur itu mundur lagi pas hujan lebat Takutnya nanti pas mau panen ambruk," ujar Wamentan.

Wamentan Sudaryono menambahkan, pemerintah telah menargetkan pertanaman padi 1,2 juta hektare pada tahun ini. Target tersebut bisa dicapai dengan kerja keras dan semangat bersama antar semua pihak.

Sebelumnya Wamentan Sudaryono mendorong para petani di Kabupaten Demak, dan Jepara Jawa Tengah untuk mengoptimalkan percepatan tanam, terutama masa tanam di bulan Oktober tahun ini.

Menurut Wamentan Sudaryono, percepatan harus dilakukan mengingat saat ini sebagian wilayah sentra memasuki musim hujan sehingga ketersediaan air dalam posisi cukup.

Wamentan Sudaryono memastikan ketersediaan pupuk untuk produksi di bulan Oktober ini dalam kondisi aman. Dia mengatakan pemerintah telah mengalokasikan 9,5 juta ton tambahan pupuk subsidi atau naik 100 persen dari yang sebelumnya hanya 4,5 juta ton.

"Memang ada masalah pupuk tapi yang terkait dengan distribusi. Karena itu kami turun langsung ke lapangan dan saya ingin memastikan pupuk yang disubsidi pemerintah betul-betul sampai ke petani karena Oktober bulan ini harus kita push percepatan tanamnya agar di bulan Januari nanti kita sudah bisa panen," kata dia.