• EKSEKUTIF

Kemenhub Bakal Uji Pendaratan Pesawat Jumbo di Bandara IKN

M. Habib Saifullah | Senin, 07 Okt 2024 15:35 WIB
Kemenhub Bakal Uji Pendaratan Pesawat Jumbo di Bandara IKN Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau progres pembangunan Bandara Nusantara (Foto: Dok. Humas Kemenhub)

INDONESIAINFO.ID - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan kembali melakukan uji coba pendaratan pesawat dengan ukuran yang lebih besar di landasan bandara Nusantara, Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, runway Bandara Nusantara kini telah mencapai panjang 2.200 meter dengan lebar 45 meter. Saat ini Kementerian PUPR telah melakukan penebalan pada area runway dengan target selesai pada (10/10/2024).

Selanjutnya, Kemenhub akan melakukan verifikasi kelayakan runway untuk kembali dilakukan pendaratan pesawat.

"Insya Allah pengerjaan bagian runway ini akan selesai di tanggal 10 (Oktober) pagi dan sorenya akan dilakukan uji coba pendaratan," ujar Menhub dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Senin (7/10/2024).

Sebelumnya, Pesawat Kepresidenan dengan tipe RJ85 sukses mendarat di Bandara Nusantara, mengantarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja di beberapa wilayah Kalimantan.

Setelah bertambah tebal dan luas, runway bandara akan siap untuk didarati Pesawat Kepresidenan Boeing Business Jet 737-800 yang berukuran lebih besar dari RJ85.

"Sebelum pesawat Presiden landing, kami akan melakukan proving flight dengan pesawat sejenis, sama seperti sebelum pendaratan RJ85 di Bandara Nusantara," kata Menhub.

Pada kesempatan ini, Menhub juga meninjau progres pembangunan terminal bandara bersama dengan tiga arsitek Bandara Nusantara, yakni Yori Antar, Adi Purnomo (Mamo) dan Reza Wahjudi (Bobos).

Menhub memastikan pembangunan terminal sesuai dengan konsep besar IKN, yakni berorientasi pada alam dan ramah lingkungan serta menonjolkan budaya Kalimantan.

Pembangunan bandara IKN sendiri ditargetkan selesai pada (31/12/2024), dengan runway sepanjang 3000 meter dan luas bangunan terminal 7.350 meter. Bandara Nusantara nantinya dapat melayani pendaratan pesawat hingga jenis terbesar B-777 300 ER dan A380.