• EKSEKUTIF

Presiden Jokowi Resmikan Tol Indrapura-Kisaran, Telan Anggaran Rp6,32 Triliun

M. Habib Saifullah | Kamis, 17 Okt 2024 13:05 WIB
Presiden Jokowi Resmikan Tol Indrapura-Kisaran, Telan Anggaran Rp6,32 Triliun Momen saat Presiden Joko Widodo meresmikan jalan tol ruas Indrapura - Kisaran seksi II di Sumatera Utara (Foto: Dok. Kemenhub)

INDONESIAINFO.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Rachman Arief Dienaputra meresmikan jalan tol ruas Indrapura - Kisaran seksi II.

Jalan tol yang dibangun sejak 2018, dengan investasi Rp 6,32 triliun ini memiliki panjang 47,75 km, terdiri dari dua seksi, yaitu Seksi I (Indrapura—Lima Puluh) sepanjang 15,6 km dan Seksi II (Lima Puluh—Kisaran) sepanjang 32,15 km.

Presiden Jokowi mengatakan, adanya jalan tol ini dapat mempercepat mobilitas orang dan barang serta mempercepat pengiriman dan distribusi logistik. Dengan demikian setiap daerah akan bisa bersaing dengan daerah di negara-negara lain.

"Ini akan menjadi daya saing dan akan menumbuhkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru," kata Presiden Jokowi di Sumatera Utara, Rabu (17/10/2024).

Sementara itu, jalan tol Bayung Lencir ke Tempino Seksi III yang terletak di Provinsi Jambi dibangun sepanjang 34 km, dengan menghabiskan anggaran Rp5,6 triliun.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyambut baik adanya jalan tol Trans Sumatera, khususnya Indrapura-Kisaran yang menurutnya akan memperlancar arus logistik dari dan ke Pelabuhan Kuala Tanjung.

"Kinerja pelabuhan harus ditingkatkan karena dapat dipastikan dengan adanya jalan tol tersebut, akan memudahkan jalur logistik, mempersingkat waktu tempuh, serta meningkatkan arus keluar masuk barang di Pelabuhan Kuala Tanjung," ujar Menhub.

Sebagai informasi, Pelabuhan Kuala Tanjung yang berlokasi di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara memiliki dermaga seluas 500x60 m, trestle sepanjang 2,8 km untuk empat jalur truk selebar 18,5. Lokasi pelabuhan Kuala Tanjung cukup strategis di Selat Malaka, yang merupakan salah satu rute perdagangan utama di dunia.

Pelabuhan ini diharapkan menjadi transshipment port, yang disinggahi kapal-kapal besar dari sejumlah negara. Pelabuhan ini juga telah terintegrasi jakur kereta api ke KEK Sei Mangkei sehingga dapat lebih meningkatkan kelancaran distribusi logistik.