• EKSEKUTIF

Menkomdigi Ajak Mahasiswa Jadi Pilot AI yang Bijak

M. Habib Saifullah | Minggu, 15 Des 2024 19:11 WIB
Menkomdigi Ajak Mahasiswa Jadi Pilot AI yang Bijak Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI)

INDONESIAINFO.ID - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, mengajak para mahasiswa untuk menjadi `pilot` yang bijak dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

"Di tengah kemajuan teknologi, kita memiliki kesempatan luar biasa untuk menjadikan AI sebagai co-pilot yang andal," kata Menkomdigi dalam keterangannya, dikutip di Jakarta, Minggu (15/12/2024).

"Namun, ingat, kitalah yang tetap menjadi pilot utama. Kendali penuh ada di tangan kita untuk menentukan arah, memastikan kebenaran, dan memberi makna pada setiap keputusan," ujar dia menambahkan.

Menurut Menteri Meutya, AI ialah alat yang mampu membantu manusia di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi. Meski demikian, ia menekankan bahwa AI tetap tidak dapat menggantikan esensi manusia, seperti imajinasi, kreativitas, dan empati.

"Teknologi bisa membantu, tapi hanya kita yang punya akal, hati, dan imajinasi. Itu yang menjadi pembeda mendasar antara manusia dan AI," kata dia.

Meutya Hafid juga menyoroti pentingnya pemikiran kritis dan kemampuan bertanya dalam memanfaatkan AI secara maksimal. Ia berbagi pengalamannya mengenai pelatihan bertanya yang dianggapnya penting untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis.

"Di era kami, budaya bertanya belum terlalu ditekankan. Teman-teman nanti justru berhadapan dengan era yang harus banyak bertanya. Dan siapa yang paling cerdas pertanyaannya, dialah yang menguasai Artificial Intelligence," kata Menkomdigi.

Lebih lanjut, Menkomdigi juga merespons kekhawatiran terkait dampak AI terhadap lapangan pekerjaan. Ia menekankan bahwa AI tidak menggantikan pekerjaan manusia, melainkan membuka peluang baru di berbagai bidang.

"AI menciptakan peluang baru seperti data analytics, software engineering, hingga pengembangan produk berbasis teknologi. Dengan inovasi yang tepat, lapangan pekerjaan justru akan bertambah banyak," kata dia.