• EKSEKUTIF

Menteri Bahlil Pastikan Kebutuhan Energi Periode Nataru Terpenuhi

Agus Mughni Muttaqin | Jum'at, 20 Des 2024 16:05 WIB
Menteri Bahlil Pastikan Kebutuhan Energi Periode Nataru Terpenuhi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memimpin Rapat Pleno Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) terkait Persiapan Posko Nasional Sektor ESDM (Foto: Kementerian ESDM)

Indonesiainfo.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memimpin Rapat Pleno Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) terkait Persiapan Posko Nasional Sektor ESDM Periode Hari Raya Natal Tahun 2024 dan Tahun Baru 2025.

Dalam rapat yang digelar pada Kamis, 19 Desember 2024, Bahlil menekankan pentingnya memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang merata, terutama di daerah-daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), serta keandalan pasokan listrik.

"Kami memeriksa empat aspek utama—BBM, listrik, ketersediaan LPG, dan kesiapan menghadapi bencana geologi," kata Bahlil dalam siaran pers dikutip Jumat (20/12).

Ia memastikan bahwa sektor ESDM siap untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat selama periode Nataru. Untuk menjamin kesiapan ini, Bahlil telah melakukan kunjungan ke beberapa daerah, seperti Balikpapan dan Ambon, guna memantau langsung kondisi lapangan.

"Kita pastikan bahwa saudara-saudara saya yang merayakan Natal dan seluruh Indonesia yang menjalankan tahun baru, tidak perlu ada keraguan dari sisi BBM, dari sisi LPG, listrik," ujarnya.

Sementara itu, untuk memastikan keselamatan warga, Tim Tanggap Darurat Bencana Geologi juga dibentuk, dengan siaga 24 jam untuk merespons bencana geologi, seperti gunung api dan tanah bergerak.

"Untuk urusan gunung, Alhamdulillah cuma satu gunung saja levelnya level 4, selebihnya semua dapat terkontrol dengan baik. Termasuk tanah bergerak juga aman," kata Bahlil.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai stakeholder.

"Sinergi ini melibatkan kepolisian, Kementerian Perhubungan, BMKG, hingga PT Jasa Marga untuk memastikan kelancaran distribusi energi dan kelancaran arus mudik," ujarnya.

Posko Nataru, yang dibuka pada 19 Desember 2024 dan akan beroperasi hingga 7 Januari 2025, bertujuan memastikan pasokan energi tetap terjaga di seluruh Indonesia.

Pada periode ini, BPH Migas dan Pertamina menyiagakan lebih dari 115 Terminal BBM, 7.786 SPBU, 414 SPBUN, dan fasilitas lainnya. Pasokan BBM dipastikan dalam kondisi aman dengan ketahanan stok 18-20 hari.

Kemudian, disipakan 32 Terminal LPG dan 740 SP(P)BE disiapkan untuk memastikan kebutuhan LPG selama Nataru. Stok LPG diperkirakan aman dengan coverage days rata-rata 17,12 hari.

Selain itu, penyaluran gas bumi untuk 3.265 pelanggan komersial dan industri, serta 810 ribu pelanggan rumah tangga, juga dipastikan stabil dan aman.

Sedangkan pasokan listrik untuk Sistem Kelistrikan Jawa Bali, Sumatera, Kalimantan, dan sebagian Indonesia Timur dalam kondisi aman, dengan kesiagaan PLN di seluruh unit kerja.