Ilustrasi, mobilitas masyarakat sambut libur Nataru (Foto: Ist)
INDONESIAINFO.ID - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, mobilitas masyarakat dalam libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 tidak mengalami peningkatan yang begitu signifikan, dibandingkan dengan periode yang sama pada 2023.
Meski demikian, Kemenhub tetap menyiapkan sejumlah antisipasi untuk mengatur mobilitas masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Sunanta di Bogor, Rabu (26/12/2024).
"Kementerian Perhungan bersama dengan instansi terkait dalam hal ini diwakili oleh Polres Bogor serta Dinas Perhubungan Bogor mencoba memberikan optimalisasi pelayanan," kata Sunanta.
Sebelumnya, Kemenhub bersama dengan pemangku kepentingan terkait, menggelar rapat koordinasi guna mempersiapkan penanganan lalu lintas di kawasan Puncak. Salah satu kesepakatan rapat yakni mengoptimalisasi jalur alternatif menuju Puncak.
Di jalan alternatif ini, Kemenhub berupaya melengkapi kebutuhan perlengkapan jalan eksisting yang sebelumnya telah dipasang oleh pemerintah daerah Kabupaten Bogor.
Adapun fasilitas keselamatan jalan yang telah dipasang antara lain Alat Penerangan Jalan (APJ), rambu peringatan, rambu petunjuk, serta Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ).
"Jalur alternatif ini masyarakat masih belum mau memakai lantaran minimnya rambu lalu lintas dan penerangan jalan. Alhamdulillah ini sudah dipasang," kata Wamenhub.
Kemudian pada 2025, Kemenhub dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Polres Bogor akan menyediakan bus sebagai alternatif transportasi masyarakat ke kawasan Puncak.
Sebanyak 15 hingga 20 unit bus akan disiapkan dengan skema subsidi sehingga masyarakat dapat membeli tiket dengan harga terjangkau. Dengan bus ini, perjalanan ke kawasan Puncak diharapkan menjadi lebih lancar, aman, dan selamat.
"Teman-teman yang suka naik motor ke atas bisa beralih menggunakan bus. Bus akan start dari Cibinong dan megangkut masyarakat ke Puncak," kata Wamenhub.