Ilustrasi SDM industri tangguh (Foto: Kemenperin)
INDONESIAINFO.ID - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen untuk terus mewujudkan industri tangguh melalui penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan, dengan total 33.984 peserta sepanjang tahun 2024.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, program pendidikan dan pelatihan ini merupakan wujud nyata dari keseriusan dan komitmen kemenperin dalam upaya menciptakan SDM industri yang berkompeten.
"Tentunya adalah SDM yang unggul dan kompeten, yang bisa menjawab seluruh masalah dan tantangan ke depan. Oleh karena itu, Kemenperin menyadari betul pentingnya peran SDM dalam mewujudkan industri yang tangguh dan berdaya saing," kata Menperin dalam keterangannya di Jakarta, dikutip, Rabu (1/1/2025).
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDMI) Kemenperin Masrokhan mengatakan, Lulusan dari unit pendidikan Kemenperin mayoritas diserap oleh industri, melanjutkan kuliah, atau berwirausaha. Pada tahun 2024, Kemenperin telah meluluskan 3.006 mahasiswa dan 2.181 siswa dengan rata-rata serapan 73,8 persen.
"Sekitar 26,2 persen lulusan lainnya memasuki masa tunggu maksimal enam bulan setelah lulus sampai mendapatkan pekerjaan dengan dukungan dari unit pendidikan Kemenperin," kata Kepala BPSDMI, Masrokhan.
Minat masyarakat untuk mendaftar di sekolah dan kampus Kemenperin cukup tinggi. Mahasiswa dan siswa unit pendidikan Kemenperin diseleksi melalui JARVIS (Jalur Penerimaan Vokasi Industri). Dari 4.121 mahasiswa baru yang diterima tahun ini, terdapat total 60.179 pendaftar.
Sementara itu, dari 2.722 siswa baru yang diterima, terdapat 23.559 orang mendaftar ke SMK Kemenperin. Dari data tersebut, animo pendaftar JARVIS 2024 adalah 1:12.2 atau setiap 1 kursi yang terisi, terdapat sekitar 12 orang yang memperebutkan kursi tersebut.
"Tingginya minat masyarakat tersebut tidak terlepas dari reputasi unit-unit pendidikan Kemenperin yang kerap meraih prestasi nasional dan internasional," kata dia.