• EKSEKUTIF

Menteri Sugiono Sebut Kuliner Efektif Tingkatkan Hubungan Internasional

Agus Mughni Muttaqin | Kamis, 02 Jan 2025 19:05 WIB
Menteri Sugiono Sebut Kuliner Efektif Tingkatkan Hubungan Internasional Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Sugiono alam peluncuran Dashboard Gastrodiplomasi Indonesia di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (Foto: Kemlu)

Indonesiainfo.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Sugiono mengatakan, kuliner merupakan salah satu alat diplomasi yang efektif untuk meningkatkan hubungan internasional. Instrumen diplomasi menggunakan makanan ini biasa disebut sebagai gastrodiplomasi.

Dalam bidang ekonomi sendiri, katanya, sebanyak 30 produk rempah dan 9 produk bumbu Indonesia telah diekspor ke berbagai negara di tahun 2024.

Kuliner adalah salah satu strategi soft power diplomacy terbukti efektif dalam menjadi jembatan kebudayaan dan berpotensi besar untuk meningkatkan ekonomi, perdagangan, dan hubungan internasional,” ujar Sugiono.

Hal tersebut disampaikan Sugiono dalam peluncuran Dashboard Gastrodiplomasi Indonesia di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (1/1).

Dalam kegiatan yang turut dihadiri pakar kuliner seperti William Wongso dan berbagai asosiasi mitra gastrodiplomasi Indonesia ini, Menlu juga menggarisbawahi bahwa mempromosikan Gastronomi Indonesia tidaklah mudah dan tidak dapat berjalan sendiri.

“Perlu adanya koordinasi, kolaborasi, dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan kuliner Indonesia, sebagai national branding,” kata Menlu.

Senada dengan hal tersebut, Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif Yuke Sri Rahayu menyampaikan dukungannya.

“Kemenekraf akan terus mendorong penguatan pelaksanaan gastrodiplomasi Indonesia. Kami meyakini dengan adanya dashboard ini, Gastronomi Indonesia dapat lebih cepat di kenal di mata Dunia,” tutur Yuke.

Dashboard Gastrodiplomasi Indonesia adalah platform yang dibangun sebagai inisiatif Kementerian Luar Negeri untuk memberikan acuan kepada pelaku kuliner di dalam negeri maupun Perwakilan RI di luar negeri dalam mengembangkan strategi gastrodiplomasi yang efektif untuk mendukung diplomasi ekonomi, pemajuan kuliner sebagai aset soft power diplomasi Indonesia, dan mendukung program Indonesia Spice Up The World yang telah berlangsung sejak tahun 2021.

Dashboard Gastrodiplomasi Indonesia menyajikan visualisasi data restoran dan produk rempah dan bumbu Indonesia di luar negeri berdasarkan olahan hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri pada bulan Maret hingga Mei 2024, bekerja sama dengan Perwakilan RI. Hasil Survei 2024 mencatat sejumlah 1.221 restoran Indonesia di luar negeri.