• EKSEKUTIF

Kemenag Libatkan 1.500 Dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis

Agus Mughni Muttaqin | Jum'at, 10 Jan 2025 21:56 WIB
Kemenag Libatkan 1.500 Dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis Kantor Kementerian Agama. (Foto: Kemenag RI)

Indonesiainfo.id - Kementerian Agama (Kemenag) akan melibatkan sekitar 1.500 dapur yang ada di pesantren-pesantren untuk mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kemenag dalam pelaksanaan progran MBG melibatkan pesantren sebagai pusat distribusi.

“Kami mencanangkan ada 1.500 dapur, yang satu dapur itu bisa menyediakan makanan untuk 3.000 orang. Pusatnya di pesantren-pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi`i dalam keterangnannya dikutip Jumat (10/1).

Wamenag melanjutkan, kalau santri di pesantren itu 1.000 orang, maka yang dimasak tetap 3.000 porsi. 2.000 porsi-nya akan distribusikan kepada yang berhak menerimanya di radius 3 km dari keberadaan pesantren yang membangun dapur untuk makanan bergizi gratis.

Dalam webinar yang digelar Universitas Insan Cita Indonesia, Jakarta pada Kamis (9/1), Wamenag mengatakan bahwa program MBG di pesantren bertujuan memberikan asupan gizi bagi santri dan masyarakat di sekitarnya.

“Saya bersama Direktur Jenderal Pendidikan Islam sudah bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional. Kita membuat kesepakatan untuk makanan bergizi gratis bagi siswa, dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), sekolah dasar, sekolah menengah, ibu hamil, dan ibu menyusui,” ujarnya.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 10 tahun 2024 tentang Panduan Makan Bergizi Gratis di Lingkungan Pesantren.

Dalam panduan itu, pimpinan pesantren diimbau melaksanakan program MBG sebagai salah satu langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, baik dari segi kesehatan maupun moral peserta didik.

Program MBG dirancang untuk mengajarkan nilai karakter, baik spiritual, ternasuk terkait etika makan dan minum, nilai toleransi dan tenggang rasa (kemauan menghargai, berbagi, dan menjaga keharmonisan dalam lingkungan madrasah dan pesantren), serta nilai tanggung jawab (membiasakan hidup bersih dan mandiri).

Edaran Ditjen Pendidikan Islam juga menjelaskan jadwal pembagian MBG di Pesantren, sebagai berikut:

a. Peserta didik PaudQu dan Kelas 1-2 pada Satuan Pendidikan Muadalah (SPM)/ Pendidikan Diniyah Formal (PDF)/ Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) jenjang Ula: MBG dibagikan pukul 08.00 waktu setempat

b. Peserta didik kelas 3-6 SPM/PDF/PKPPS jenjang Ula: MBG dibagikan pukul 09.30 waktu setempat

c. Peserta didik SPM/PDF/PKPPS jenjang Wustha dan Ulya: MBG dibagikan pukul 12.00 waktu setempat