• EKSEKUTIF

DWP Kemenkop Yakin Permasalahan UKM Bisa Diselesaikan Lewat Koperasi

M. Habib Saifullah | Jum'at, 24 Jan 2025 18:01 WIB
DWP Kemenkop Yakin Permasalahan UKM Bisa Diselesaikan Lewat Koperasi Penasehat DWP Kemenkop, Dina Arie Setiadi saat meninjau salah satu produk UKM di Cirebon (Foto: Kemenkop)

INDONESIAINFO.ID - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) menggelar kegiatan Sosialisasi Perkoperasian dan Akses Pembiayaan Dana Bergulir di Kota Cirebon.

Penasehat DWP Kemenkop, Dina Arie Setiadi mengatakan, kegiatan ini bertujuannya, agar lebih banyak lagi pelaku UKM yang berkoperasi dan lebih banyak lagi koperasi yang bisa mengakses pembiayaan dari LPDB.

"Kita harus meyakini bahwa semua masalah pelaku UKM akan bisa diselesaikan lewat koperasi. Misalnya, terkait permodalan, kualitas produksi, hingga pemasaran," kata Penasehat DWP Kemenkop Dina Budi Arie Setiadi di Kota Cirebon, Kamis (23/1/2025).

Di depan puluhan pelaku UKM yang rata-rata sudah menjadi anggota koperasi, Dina Budi Arie kembali menegaskan akan banyaknya manfaat dan keuntungan yang bisa diperoleh sebagai anggota koperasi.

"Kita bisa saling membantu dan kongkrit menerapkan ekonomi kerakyatan," kata Penasehat DWP Kemenkop.

Dina Budi Arie berharap kegiatan seperti ini bisa meningkatkan jumlah anggota koperasi, khususnya dari kalangan pelaku usaha.

"Selain itu, pelaku usaha juga bisa meningkatkan kapasitas dan kualitas usahanya melalui koperasi," kata Dina Budi Arie.

Sementara itu, Direktur Umum dan Hukum LPDB Oetje Koesoema Prasetia menjelaskan bahwa gelaran kegiatan sosialisasi dan Bimtek dari LPDB bersama Kemenkop merupakan bentuk dukungan terhadap program-program Kemenkop.

"Kalau koperasi sudah bagus dari sisi tata kelola keuangan, manajemen, dan lainnya, akan mendapatkan pembiayaan dari LPDB. Itu mindset yang harus dibangun di kalangan koperasi," kata Oetje.

Dalam Bimtek, lanjut Oetje, akan dipaparkan terkait tata kelola koperasi, bila bagus maka pemerintah akan memberi semacam reward, yaitu akses pembiayaan LPDB dengan bunga murah.

Di samping itu, Oetje mengatakan bahwa LPDB juga memiliki program inkubator khusus koperasi, yang sudah bergulir sejak 2023.

"Mindsetnya, kalau bisa masuk program LPDB tersebut, berarti inkubator koperasinya bagus. Karena, kita memang menerapkan syarat dan ketentuan yang sangat ketat," ujar Oetje.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Kota Cirebon Iing Daiman menyebutkan bahwa pihaknya kini sudah memiliki MALL UKM atau Melayani Anda Lewat UKM yang dikelola koperasi. Di dalam MALL UKM tersebut, berisikan produk-produk khas dari pelaku UKM dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, Pangandaran, dan lainnya.

"Jadi, MALL ini intinya berfungsi untuk memberdayakan produk-produk dari pelaku UKM," ujar Sekda Kota Cirebon.