• NEWS

Teror Berlanjut! Setelah Kepala Babi, Redaksi Tempo Dikirimi Bangkai Tikus

Vaza Diva Fadhilah Akbar | Sabtu, 22 Mar 2025 18:58 WIB
Teror Berlanjut! Setelah Kepala Babi, Redaksi Tempo Dikirimi Bangkai Tikus Enam Bangkai Tikus Tanpa Kepala Dikirim dalam Teror terhadap Tempo (Foto: tempo.co)

INDONESIAINFO.ID - Setelah sebelumnya menerima paket berisi kepala babi, kantor redaksi Tempo kembali mendapat kiriman mencurigakan. Kali ini, sebuah kotak berisi enam bangkai tikus tanpa kepala ditemukan oleh petugas kebersihan pada Sabtu (22/3), sekitar pukul 08.00 WIB.

Menurut keterangan petugas kebersihan, kardus tersebut dibungkus kertas kado bermotif bunga mawar merah dan awalnya diduga berisi mie instan karena bentuknya yang sedikit penyok. Namun, saat dibuka, ternyata berisi bangkai tikus yang dipenggal.

Saksi di lokasi langsung melaporkan temuan ini kepada petugas keamanan gedung. Berdasarkan rekaman CCTV, paket mencurigakan tersebut diduga dilempar oleh orang tak dikenal dari luar pagar kantor Tempo yang berlokasi di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan. Insiden terjadi sekitar pukul 02.11 WIB. Paket itu sempat mengenai mobil yang terparkir sebelum jatuh ke aspal, meninggalkan bekas baret pada kendaraan tersebut.

Teror ini bukan yang pertama kali terjadi. Pada 19 Maret 2025, redaksi Tempo lebih dulu menerima paket kepala babi tanpa telinga yang dikirim oleh seorang kurir dengan atribut jasa pengiriman barang. Paket tersebut ditujukan kepada wartawan desk politik sekaligus host siniar Bocor Alus Politik, Francisca Christy Rosana.

Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, menegaskan bahwa serangkaian kiriman mencurigakan ini merupakan bentuk intimidasi terhadap kebebasan pers. Terlebih, sehari sebelum penemuan bangkai tikus, akun Instagram @derrynoah sempat mengirim pesan ancaman yang menyatakan akan terus meneror Tempo hingga kantor media tersebut "mampus".

"Kami melihat ini sebagai upaya teror terhadap jurnalis dan kebebasan pers. Jika tujuannya untuk menakut-nakuti, kami tidak gentar. Tapi tindakan pengecut ini harus dihentikan," tegas Setri.

Setri telah melaporkan kasus ini ke Markas Besar Polri pada 21 Maret 2025, termasuk menyerahkan paket kepala babi sebagai barang bukti. Pihak kepolisian pun langsung bertindak dengan membentuk tim khusus guna menyelidiki pelaku dan motif di balik aksi teror ini. Sekitar 20 personel kepolisian telah dikerahkan ke kantor Tempo untuk mengamankan bukti terbaru, yakni kardus berisi enam bangkai tikus.

Saat ini, kepolisian masih melakukan investigasi guna mengungkap pelaku di balik teror tersebut.