Wamenaker Immanuel Ebenezer dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, saat melakukan kunjungan ke kampus Universitas Pancasila (Foto: Ist)
Jakarta, INDONESIAINFO.ID - Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan melakukan kunjungan ke Universitas Pancasila, Jakarta Selatan, pada Rabu (21/5), guna memantau langsung penanganan kasus pelecehan seksual yang menimpa salah satu pekerja di lingkungan kampus tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan, perwakilan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, jajaran pimpinan Universitas Pancasila, yayasan, serta korban kekerasan seksual.
Immanuel menyatakan bahwa kedatangannya merupakan bentuk tanggapan atas laporan resmi dari korban yang bekerja di universitas tersebut. Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak hanya menjadi urusan internal perguruan tinggi, melainkan menyangkut aspek perlindungan tenaga kerja.
“Kasus ini menyangkut pekerja yang berada di lingkungan akademik. Kami hadir sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan bahwa tempat kerja, termasuk kampus, harus bebas dari segala bentuk kekerasan seksual,” ujarnya.
Ia menambahkan, penanganan kasus ini dilakukan dengan merujuk pada Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 88 Tahun 2023 mengenai pedoman pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di tempat kerja.
Lebih lanjut, Wamenaker menyampaikan apresiasi terhadap langkah Universitas Pancasila yang menunjukkan komitmen menyelesaikan kasus melalui jalur hukum. Menurutnya, pihak rektorat dan yayasan telah menyepakati bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
“Pihak kampus, termasuk Pejabat Sementara (Pjs.) Rektor dan Yayasan, menegaskan bahwa proses hukum akan dilanjutkan. Universitas bahkan mengambil langkah tegas dengan memberhentikan rektor sebelumnya sebagai bentuk sikap melawan kekerasan seksual,” kata Immanuel.
Pemerintah berharap langkah ini menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain dalam menciptakan lingkungan kerja dan belajar yang aman bagi semua.