Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar (Foto: kemenag)
Jakarta, Indonesiainfo.id - Kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2025/2026 resmi dimulai hari ini di seluruh Indonesia, termasuk di lingkungan madrasah.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, mengajak para guru menjadikan hari pertama sekolah sebagai momentum penting membangun karakter dan semangat belajar siswa.
Dalam keterangannya menyambut pelaksanaan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama), Thobib menekankan pentingnya menciptakan kesan pertama yang positif bagi peserta didik, terutama siswa baru yang memulai pengalaman di lingkungan madrasah.
"Hari pertama sekolah bukan hanya soal absen dan administrasi. Ini adalah momen membangun ikatan emosional, menanamkan nilai-nilai akhlak, disiplin, dan semangat belajar," ujar Thobib di Jakarta.
Ia menekankan agar Matsama tidak dijadikan ajang perploncoan, melainkan diarahkan sebagai sarana pembentukan karakter, pembiasaan nilai keislaman, dan penguatan moderasi beragama.
Menurutnya, peran guru tidak sebatas menyampaikan materi, tetapi juga sebagai panutan akhlak dan motivator bagi siswa.
“Wajah pertama madrasah yang dilihat siswa adalah gurunya. Sambut mereka dengan senyum, semangat, dan teladan,” tegasnya.
Pria yang juga mengajar di Pascasarjana Universitas Indonesia ini mendorong para pendidik untuk terus memperkuat kolaborasi dan profesionalisme.
Ia menilai bahwa madrasah unggul hanya bisa dibangun dengan budaya kerja yang sehat dan kolaboratif.
“Awal tahun ajaran adalah saat yang tepat untuk membangun semangat baru menuju madrasah yang maju, kompetitif secara global, tapi tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” pungkas Thobib.