• EKSEKUTIF

Kemkomdigi Dukung Akses Internet untuk Sekolah Rakyat

Vaza Diva Fadhilah Akbar | Jum'at, 19 Sep 2025 12:30 WIB
Kemkomdigi Dukung Akses Internet untuk Sekolah Rakyat Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail (Foto: Ant)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkomitmen menyediakan dukungan sarana akses internet berkualitas untuk mendukung Program Sekolah Rakyat.

Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail, menjelaskan bahwa Kemkomdigi berperan dalam menyediakan akses internet dengan memanfaatkan infrastruktur dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

“Kami melihat bahwa Kemkomdigi itu akan bisa mendukung di beberapa hal, antara lain satu masalah akses internet. Ini kita sudah lakukan di beberapa sekolah melalui tools kita, yaitu BAKTI,” ujar Ismail di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, pada Jumat (19/9) dikutip dari Antara.

Selain itu, Kemkomdigi juga mengkoordinasikan penyediaan akses internet dengan alokasi anggaran khusus untuk Program Sekolah Rakyat.

"Kami dari Kemkomdigi membantu mengkoordinasikan itu untuk Sekolah Rakyat mendapat akses internet yang terbaik dengan anggaran yang efisien," tambahnya.

Dukungan Kemkomdigi juga melibatkan fasilitasi kemitraan dengan penyedia layanan internet agar Sekolah Rakyat, terutama yang berada di daerah dengan kebutuhan konektivitas tinggi, bisa menikmati akses internet yang memadai.

Selain itu, Kemkomdigi berencana untuk melatih para guru di Sekolah Rakyat agar dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang teknologi digital.

"Karena Sekolah Rakyat saya yakin anak-anaknya juga membutuhkan kompetensi bidang digital ini. Jadi kami akan mengalokasikan sebagian anggaran yang ada di Kementerian Komdigi untuk membantu pelatihan-pelatihan digital untuk guru-guru yang ada di Sekolah Rakyat," ungkap Ismail.

Kemkomdigi juga siap membantu menyediakan platform digital yang diperlukan untuk menunjang proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat.

"Kami juga mendukung platform-platform apabila diperlukan misalnya platform pendidikan untuk proses pengajaran dan sebagainya. Itu beberapa hal yang akan menjadi dukungan dari Komdigi terhadap pengembangan Sekolah Rakyat," tambahnya.

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus berupaya memperluas akses pendidikan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, salah satunya dengan menghadirkan 500 Sekolah Rakyat di daerah-daerah kantong kemiskinan.

Saat ini, sudah ada 100 Sekolah Rakyat yang beroperasi, dan pada Oktober 2025, diharapkan jumlahnya bertambah menjadi 165 sekolah dengan 15.895 siswa, 2.407 guru, dan 4.442 tenaga pendidik.