• EKSEKUTIF

Mensos Cek Penyaluran Bansos Bogor, 400 Ribu KPM Dikoreksi

Agus Mughni Muttaqin | Jum'at, 24 Okt 2025 23:59 WIB
Mensos Cek Penyaluran Bansos Bogor, 400 Ribu KPM Dikoreksi Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat meninjau penyaluran bansos di Kantor Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (Foto: Kemensos)

Indonesiainfo.id - Menteri Sosial (Mensos) Saiullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kantor Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/10/2025).

Gus Ipul ingin melihat penyaluran bansos, sekaligus berdialog dengan para keluarga penerima manfaat (KPM) serta melakukan groundchecking Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Ia menyebut sampai hari ini sudah lebih dari 4 juta bansos reguler yang sudah disalurkan.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul mengatakan, untuk wilayah Bogor, setelah berkoordinasi dengan dinas sosial, ada beberapa KPM yang dikoreksi, sekitar 400 ribu KPM karena tak memenuhi kriteria. Koreksi ini diperlukan untuk memastikan KPM yang terdata betul-betul memenuhi kriteria.

"Insya Allah mulai minggu depan akan kita salurkan yang PT Pos," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis Kemensos.

Gus Ipul berharap para KPM bersabar karena data masih dikonsolidasi. Bila sudah rampung, maka PT Pos akan mengirimkan undangan kepada KPM dan menyerahkan bansos.

"PT Pos biasanya ada tiga cara. Datang ke PT Pos, disampaikan langsung ke rumah khusus lansia dan penyandang disabilitas, atau dikumpulkan di kelurahan atau di kecamatan berbasis komunitas," katanya. 

Sementara kepada para penerima manfaat, Gus Ipul mengingatkan agar bansos digunakan sesuai peruntukan. Dia juga berpesan tidak ada pungutan biaya sama sekali sehingga jangan mau jika ada pungutan liar. "Semua sudah dibiayai pemerintah," katanya. 

Lebih lanjut, ia juga mengajak para KPM untuk menjadi keluarga yang lebih mandiri dan berdaya. Ia menekankan bansos hanya bersifat sementara. 

"Siapa yang dapat bantuan lebih dari 5 tahun, nanti jadi prioritas diberdayakan," katanya. 

Gus Ipul pun menyampaikan bahwa penebalan bansos dan tambahan jumlah KPM merupakan bukti kepedulian Presiden Prabowo Subianto ke rakyat di desil 1 sampai 4 DTSEN.

"Inilah afirmasi, inilah pembelaan, kepedulian, atensi Presiden Prabowo khususnya kepada rakyat di desil 1, 2, 3, dan 4," kata Gus Ipul.

Pada kesempatan tersebut, salah satu KPM, Azmi Nur Afifah, datang untuk mengambil bansos, mewakili suaminya Irfan fathurachman. Ia mengatakan sudah menerima bantuan sembako selama setahun. Setelah mendengar ajakan Gus Ipul, ia berminat untuk mulai usaha membuka warung jajanan di depan sekolah. 

"Terima kasih banyak untuk bapak Presiden dan Mensos atas bantuannya saya terima, alhamdulillah terima kasih semoga bapak sukses ke depannya, sehat selalu untuk Bapak Presiden dan Mensos, akan saya pergunakan sebaik-baiknya," katanya.

Dalam kesempatan ini sebanyak 100 KPM hadir di kantor Kecamatan Cibinong. Tiap KPM mendapat bantuan Rp600.000 untuk bantuan sembako. Untuk bantuan PKH disesuaikan komponen masing-masing KPM.