Salah satu pelaku UMKM yang mendukung perhelatan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (Foto: Antara)
Lombok, Indonesiainfo.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung 24 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menghadirkan beragam produk kuliner di area Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, selama gelaran MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 pada 9–11 Oktober 2026.
Salah satu pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi adalah Lili Herawati, pemilik Kepiting Mbk Lily.
Usahanya menawarkan aneka menu seafood, mulai dari kepiting, bakso udang, hingga cumi. Untuk melayani pembeli, Lili memanfaatkan mesin EDC dan QRIS BNI.
Bagi Lili, berjualan di tengah keramaian MotoGP adalah kesempatan untuk bertemu pengunjung dari berbagai daerah, termasuk wisatawan mancanegara.
“Senang sekali karena kami bisa mengenalkan menu makanan kami di event MotoGP. Harapannya, produk kami bisa semakin dikenal, bahkan hingga mancanegara,” ujar Lili.
Ia juga mengaku terbantu oleh layanan pembayaran BNI, terutama untuk transaksi digital.
“BNI sangat membantu, terutama untuk transaksi digital. Pengajuan EDC dan QRIS-nya mudah, dan penggunaannya juga praktis,” katanya.
Kisah Lili menggambarkan bagaimana keterlibatan UMKM dalam ajang berskala internasional dapat membuka peluang memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk lokal kepada lebih banyak konsumen.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan bahwa BNI terus memperkuat dukungan kepada UMKM, mulai dari akses layanan perbankan dan digitalisasi transaksi hingga keterlibatan dalam berbagai kegiatan yang membuka peluang usaha.
“BNI terus berupaya menjadi mitra transaksi pilihan dan terpercaya bagi pelaku usaha, termasuk UMKM, melalui solusi pembayaran yang mudah dan praktis serta dukungan yang membuka peluang usaha untuk berkembang. Kami berharap keterlibatan UMKM dalam ajang seperti MotoGP Mandalika dapat membantu produk lokal semakin dikenal dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Menurut Okki, penggunaan EDC dan QRIS membuat pelaku UMKM dapat melayani transaksi dengan lebih praktis di tengah padatnya pengunjung selama gelaran MotoGP Mandalika.
Di usia yang telah memasuki delapan dekade melayani Indonesia, BNI menyatakan akan terus memperluas akses layanan perbankan, mendorong digitalisasi transaksi, serta membuka ruang promosi dan pemasaran bagi UMKM di berbagai kegiatan berskala besar.
Dengan begitu, BNI berharap semakin banyak pelaku usaha lokal yang dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan kapasitas usaha, dan tumbuh bersama perkembangan ekonomi daerah.