• BUMN

BNI Jual Agunan Rp510,77 Miliar Lewat Program Gelegar Lelang 2026

Vaza Diva Fadhilah Akbar | Rabu, 14 Okt 2026 11:57 WIB
BNI Jual Agunan Rp510,77 Miliar Lewat Program Gelegar Lelang 2026 Acara Awarding Gelegar Lelang BNI 2026 yang dihelat di Pendopo KPKNL Jakarta pada Selasa (13/10) (Foto: BNI)

Jakarta, Indonesiainfo.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI membukukan penjualan agunan senilai Rp510,77 miliar melalui program Gelegar Lelang BNI 2026.

Program yang berlangsung selama tiga bulan tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan mempercepat pemulihan kredit dan mengoptimalkan pengelolaan aset.

Capaian itu diumumkan dalam kegiatan Awarding Gelegar Lelang BNI 2026 di Pendopo Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Program yang berlangsung pada 15 Juni hingga 15 September 2026 tersebut mendapat dukungan dari 49 KPKNL di berbagai wilayah Indonesia.

Selama periode pelaksanaan, tercatat 1.603 kegiatan lelang dengan total nilai limit aset mencapai Rp6,72 triliun. Kolaborasi antara BNI dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan melalui KPKNL menjadi bagian penting dalam memperluas pemasaran aset agunan.

SEVP Remedial & Recovery BNI Saridatun mengatakan, dukungan DJKN dan KPKNL membantu perseroan mengoptimalkan proses pemulihan kredit melalui mekanisme lelang.

“BNI mengapresiasi dukungan DJKN dan seluruh KPKNL dalam pelaksanaan Gelegar Lelang BNI 2026. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan semakin kuat untuk mendukung optimalisasi recovery BNI,” ujar Saridatun.

Salah satu agenda program tersebut berupa lelang serentak pada 21 Agustus 2026 yang dilaksanakan di 12 KPKNL.

Dari 60 lot aset yang ditawarkan, sebanyak 24 lot berhasil terjual dengan nilai transaksi Rp24,2 miliar.

Kegiatan lelang serentak itu juga ditayangkan secara hybrid dalam rangkaian wondrX 2026 di ICE BSD. Pada kesempatan yang sama,

BNI membuka booth BNI Lelang Agunan untuk memperkenalkan aset yang ditawarkan, memberikan informasi mengenai situs lelang agunan, serta membantu masyarakat memahami mekanisme lelang.

Sebelumnya, BNI menggelar kick-off Gelegar Lelang BNI 2026 di Grha BNI pada 4 Agustus 2026.

Agenda tersebut menjadi bagian dari koordinasi antara BNI, DJKN, dan KPKNL untuk memperluas jangkauan pemasaran aset sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi lelang.

Melalui program ini, BNI berupaya meningkatkan efektivitas penyelesaian kredit bermasalah dan menjaga kualitas portofolio aset.

Optimalisasi recovery menjadi salah satu langkah perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis serta menjaga kesehatan perusahaan.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, BNI akan melanjutkan upaya pengelolaan dan pemasaran agunan secara disiplin guna mendukung kualitas aset dan keberlanjutan kinerja perseroan.