Kementan Dorong Pompanisasi hingga Pelestarian Burung Hantu

Agus Mughni Muttaqin| Sabtu, 03 Agu 2024 19:05 WIB
Kementan Dorong Pompanisasi hingga Pelestarian Burung Hantu Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi mengecek lahan sawah di empat kecamatan di wilayah Garut Selatan (Foto: Pemprov Jabar)

Indonesiainfo.id - Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi, menekankan pentingnya penanganan lahan sawah dari ancaman kekeringan melalui pompanisasi dan pengendalian hama pada musim kemarau, termasuk hama wereng batang coklat dan tikus.

"Khusus pengendalian hama tikus, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pembuatan Rumah Burung Hantu (Rubuha) dan pelestarian burung hantu di Kabupaten Garut," kata Suwandi saat mengecek lahan sawah di empat kecamatan di wilayah Garut Selatan.

Pengecekan dilakukan di Desa Indralayang (Kecamatan Caringin), Desa Cijambe (Kecamatan Cikelet), Desa Mancagahar (Kecamatan Pameungpeuk), dan Desa Mekarsari (Kecamatan Cibalong).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman, menyatakan pengecekan dilakukan selama dua hari, mulai 31 Juli hingga 1 Agustus 2024, bertepatan dengan puncak musim kemarau pada Agustus.

Baca juga :

“Monitoring ini dilakukan seiring dengan puncak musim kemarau yang akan terjadi pada bulan Agustus 2024,” ujar Haeruman, Jumat (2/8/2024).

Hasil pengecekan menunjukkan kondisi tanaman relatif aman dengan pasokan udara yang cukup.

“Kondisi pertanaman di beberapa wilayah cukup beragam. Sebagian masih memungkinkan melakukan penanaman, namun sebagian lainnya kekurangan udara sehingga dilakukan pompanisasi,” kata Haeruman.

TAGS : Kementerian Pertanian Program Pompanisasi Pelestarian Burung Hantu Sawah Kering

Terkini