• EKSEKUTIF

Sesuai Instruksi Jokowi, RUU Perampasan Aset segera Dikirim ke DPR

| Jum'at, 14 Apr 2023 19:22 WIB
Sesuai Instruksi Jokowi, RUU Perampasan Aset segera Dikirim ke DPR Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Ist)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Naskah Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset segera dikirim ke DPR sesuai intruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Jumat (14/4).

Mahfud MD menyampaikan dirinya bersama menteri dan ketua lembaga dari Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, Kejaksaan Agung, Polri, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memaraf naskah RUU Perampasan Aset.

"Tadi rapat merapikan kembali masalah-masalah teknis dan redaksional, yang itu tidak akan berpengaruh terhadap materi substantif yang sudah diparaf oleh pejabat tadi," kata Mahfud MD

Dia menambahkan dalam 3 hari ke depan dirinya dan perwakilan dari kementerian dan lembaga juga akan kembali mengecek kembali isi naskah, terutama terkait penulisan dan urusan redaksional lainnya.

"Sehingga nanti begitu Presiden (Joko Widodo) pulang dari luar negeri, kami sudah bisa langsung mengajukan. Jadi, tidak ada masalah di internal pemerintah. Mudah-mudahan ini berjalan lancar," kata Mahfud.

Dia menambahkan nantinya ada rapat konsinyering yang dihadiri pejabat setingkat eselon I untuk membahas urusan teknis seperti menyisir kembali kata-kata yang kemungkinan salah pengejaan, atau salah ketik.

"Ini harus dibaca bersama lagi. Itu mungkin hari Senin (17/4). Sesudah itu, kami akan sampaikan ke Presiden," kata Mahfud MD.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta jajarannya mempercepat penyelesaian naskah RUU Perampasan Aset, karena rancangan undang-undang itu tidak kunjung disahkan setelah pertama kali diusulkan lebih dari 10 tahun yang lalu.

"Saya sudah sampaikan juga pada DPR, kementerian terkait segera selesaikan. Kalau sudah rampung ya bagian saya untuk terbitkan surpres (surat presiden, red.) secepatnya, sudah kita dorong sudah lama kok, masa ngak rampung-rampung?" kata Jokowi pada sela-sela kegiatannya di Depok, Jawa Barat, Kamis (13/4).

RUU Perampasan Aset saat ini masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2023 sebagai bagian dari usulan pemerintah.

"Kita terus mendorong agar RUU Perampasan Aset segera diselesaikan, penting sekali UU ini," kata Jokowi.