Kelahiran bayi Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis) di Anoa Breeding Center (ABC) Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu, (9/7) pukul 21.56 WITA. (Foto: Menlhk)
Jakarta, Indonesiainfo.id - Heru setiawan menyampaikan keberhasilan kelahiran bayi Anoa kali ini merupakan kado spesial bagi Badan Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BSILHK), Kelahiran bayi Anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis) di Anoa Breeding Center (ABC) Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu, (9/7) pukul 21.56 WITA.
Kepala Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPSILHK) Manado, Heru Setiawan, mengatakan proses kelahiran berjalan lancar. Dan, kondisi bayi Anoa normal, bahkan sejauh ini dokter hewan ABC menyatakan kondisi induk dan bayi sehat. Bayi berinteraksi denga sang induk, menyusu, serta berjalan dengan normal.
“Anoa tersebut merupakan keturunan generasi kedua (F2) pertama yang lahir di ABC BPSILHK Manado,” ujar heru.
Sejak delapan tahun diresmikan, terdapat 5 kelahiran selamat di ABC BPSILHK dalam kondisi sehat. Kelahiran ini merupakan kelahiran yang ke-5. Saat ini, ABC memiliki 10 individu anoa yang terdiri dari 5 jantan dan 5 betina.
Selain itu, Pt Cargill Indonesia-Amurang memberikan dukungan besar kepada pelestarian satwa endemik Sulawesi anoa di ABC. Heru juga memberikan apresiasi yang tinggi untuk dokter, keeper, dan tim ABC Serta BKSDS Sulawesi Utara.
Sementra itu, kepala BKSDA Sulawesi Utara, Askhari Dg Masikki, menyampaikan kelahiran bayi anoa tentu saja menjadi penyemangat bagi pegiat konservasi dalam upaya meningkatkan populasi anoa secara eksitu.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ditjen KSDAE, BPSILHK Manado, dan pihak – pihak yang telah berkontribusi dalam pengelolaan ABC,” pungkas Askhari. (magang)