Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas dalam Pembekalan Calon ASN Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan pada Senin (30/10) . (Foto: Menpan)
Jakarta, Indonesiainfo.id - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas memberikan sejumlah catatan yang menjadi bekal bagi aparatur sipil negara (ASN) muda agar tidak tegerus zaman.
Dalam Pembekalan Calon ASN Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan pada Senin (30/10) kemarin, Menteri Anas menjelaskan terdapat sejumlah skill atau kemampuan yang harus dimiliki anak muda. Pertama, harus kreatif. Kemampuan mengkonsep suatu ide.
"Kreatif yang dimaksud juga meliputi kemampuan untuk desain dan visual. Tak dipungkiri, media sosial yang berkembang pesat saat ini menuntut anak muda untuk memiliki kemampuan visual yang mumpuni. Pola komunikasi pemerintah ke masyarakat pun lebih efektif dengan media sosial yang punya audio visual lebih menarik dan mudah dipahami," ujar Anas dikutip dari laman Menpan, Selasa (31/10).
Kemampuan berinovasi juga harus ditumbuhkan. Menurut Menteri Anas, iklim inovasi harus pula diciptakan oleh pimpinan instansi.
"Kemudian, rasa ingin tahu para calon ASN harus dipupuk," ujarnya.
Dari sisi teknologi, calon ASN harus mampu mengeksplorasi dirinya agar memahami berbagai software. Bahasa pemograman juga tidak kalah penting, sebab kecanggihan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan digital masing-masing ASN.
Kemampuan lain yang harus dimiliki adalah memecahkan masalah dan analisis data.
Kemampuan komunikasi juga hal penting yang harus dimiliki calon ASN. Pegawai pemerintah pun tak bisa lepas dari tugas-tugas negoasiasi. Rasa empati terhadap seseorang, sekaligus kemampuan mempengaruhi dan mengedukasi adalah hal mutlak yang harus dimiliki.
"Kita harus memiliki kemampuan bicara, menulis, dan mendengarkan," ujarnya.
Menteri Anas juga memberi arahan agar para calon ASN memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan. Analisis seorang ASN terhadap suatu masalah, bisa terlihat dari keputusan yang diambil.
"Calon ASN sebaiknya mampu menempatkan diri dan bertanggung jawab atas tugas yang sudah dipercayakan padanya," ujarnya.