Menko PMK Muhadjir Effendy dalam Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tahun 2023. (Foto: Kemenko PMK)
Jakarta, Indonesiainfo.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) harus memiliki peranan dalam membangun pemerataan ekonomi nasional.
"Ini merupakan tanggung jawab ICMI, bagaimana kita betul-betul bekerja keras untuk menciptakan lapangan kerja yang layak, sekaligus pertumbuhan ekonomi itu dinikmati seluruh rakyat Indonesia sesuai sila 5 Pancasila, yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia," kata Muhadjir dikutip dari laman Kemenko PMK pada Minggu (5/11).
Hal tersebut disampaikan Muhadjir dalam Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tahun 2023, di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (4/11/2023).
Lebih lanjut, dalam kesempatan itu, Muhadjir mengatakan, ICMI juga harus bisa terlibat dalam ekonomi dan bisnis di samping dalam bidang keilmuan. Menurutnya, gagasan cendekiawan di ICMI bisa digunakan dalam menciptakan roda ekonomi atau binis yang baru, serta bisa mendorong generasi muda dalam memanfaatkan peluang ekonomi.
"ICMI memiliki peran yang sangat vital. Karenanya harus memiliki terobosan besar. Saya kira ICMI perlu down to earth. Boleh membangun mimpi besar perlu membuat langkah konkret walaupun kecil. Saya kira ICMI juga harus mulai melihat atau memperhatikan mulai terlibat di sektor bisnis," ujarnya.
Selain itu, menurut Muhadjir yang juga selaku Wakil Ketua Dewan Penasehat ICMI, cendekiawan ICMI yang memiliki kemampuan ekonomi juga bisa membuka lapangan pekerjaan atau bila memungkinkan ikut serta dalam aktivitas pengelolaan sumber daya alam nasional. Karena sudah ada tata aturan yang memperbolehkan Organisasi Masyarakat ikut dalam pengelolaan sumber daya alam pertambangan.
"Kalau ICMI saya kira pakarnya sudah cukup. Mestinya kita bukan hanya sekedar memberikan saran masukan sebagai wacana, tapi harus terlibat di situ. Kalau misalnya ICMI tidak ikut ambil bagian maka amat disayangkan," ujarnya.
"Saya harap ICMI tidak hanya sekedar memberikan masukan, tapi ikut turut di gelanggang dan merasakan betul. Saya rasa sekarang pemerintah terbuka untuk keterlibatan ormas apalagi ormas terpercaya seperti ICMI," ujarnya.