• EKSEKUTIF

Menlu Retno: Satu Keluarga WNI di Gaza Berhasil Dievakuasi

Syafira | Senin, 13 Nov 2023 12:23 WIB
Menlu Retno: Satu Keluarga WNI di Gaza Berhasil Dievakuasi Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi (Foto: Ist)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi kembali mengumumkan keberhasilan evakuasi satu keluarga Warga Negara Indonesia (WNI) dari Gaza, Palestina.

Keluarga WNI yang terdiri dari Muhammad Husein, kedua anaknya yang juga WNI, serta istrinya yang berkewarganegaraan Palestina berhasil dievakuasi dari Gaza selatan pada Minggu waktu setempat melalui pintu Rafah yang berbatasan dengan Mesir.

“Sekitar pukul 18.00 WIB, saya memperoleh laporan bahwa mereka berhasil dievakuasi. Saat ini, beliau-beliau ini sudah berada di wilayah Mesir dan sudah bersama dengan tim evakuasi KBRI Mesir,” ujar Retno dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri pada Senin (13/11).

Rerto menuturkan, setelah berhasil dikeluarkan dari Gaza, Muhammad Husein dan keluarganya akan dibawa ke Kairo sebelum dipulangkan ke Tanah Air.

Proses evakuasi Muhammad Husein dan keluarganya, lanjut Retno, membutuhkan waktu yang cukup lama, karena isu administrasi. Kendala yang dihadapi dalam proses evakuasi adalah tidak adanya nama keluarga Husein dalam daftar WNA yang diizinkan dievakuasi dari Gaza, sehingga membutuhkan tambahan waktu untuk proses memasukkan namanya dan seluruh anggota keluarganya ke dalam daftar tersebut.

Begitu nama Husein dan seluruh anggota keluarganya sudah masuk ke dalam daftar, ujar Retno, evakuasi juga belum dapat dilakukan karena pintu perbatasan Rafah tidak dibuka dengan berbagai alasan situasi lapangan.

“Proses panjang itu sekali lagi menunjukkan bahwa proses evakuasi sangat tidak mudah. Namun, upaya kita terus kita lakukan secara maksimal,” ujarnya.

Selama hampir satu pekan terakhir berada di Timur Tengah untuk mengikuti rangkaian acara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Retno mengatakan dirinya terus melakukan komunikasi dengan banyak pihak, untuk memastikan para WNI dalam keadaan baik dan nama-nama mereka segera bisa masuk di dalam daftar evakuasi. Bahkan, Menlu Retno beberapa kali mendesak agar pintu Rafah bisa dibuka.

Bersamaan dengan itu, kata Retno, pihaknya di bawah komando Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI), Judha Nugraha, juga terus melakukan komunikasi dengan tim evakuasi dari KBRI Kairo yang bertugas di lapangan.

“Tim evakuasi KBRI Kairo juga terus bolak-balik dengan harapan sewaktu-waktu pintu dibuka dan evakuasi dapat dilakukan. Sekali lagi, hanya ada satu kata yang dapat diucapkan: Alhamdullilah,” ujarnya.