• EKSEKUTIF

Transisi ke NZE, Kementerian ESDM Tetap Gunakan Energi Fosil

Syafira | Rabu, 15 Nov 2023 17:51 WIB
Transisi ke NZE, Kementerian ESDM Tetap Gunakan Energi Fosil Gedung Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). (Foto: Dok. Ist)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan akan tetap menggunakan energi fosil, seperti minyak dan gas bumi, batu bara sebagai sumber energi sementara, selama masa transisi menuju Net Zero Emission (NZE) atau emisi nol bersih di Indonesia.

Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM Mirza Mahendra mengatakan, penggunaan energi fosil ini mempertimbangkan 3 faktor yakni ketersediaan, aksesibilitas, dan keterjangkauan.

"Gas bumi sebagai energi yang lebih ramah lingkungan dibandingkan minyak bumi dan batu bara, juga dapat dimanfaatkan sebagai energi transisi sebelum beralih 100% ke Energi Terbarukan di sektor transportasi dan juga pada pembangkit listrik," ujar Mirza Mahendra dikutip dari laman Kementerian ESDM pada Rabu (15/11).

Mirza menjelaskan, secara umum transisi menuju emisi nol bersih memerlukan perubahan yang dapat dikategorikan ke dalam empat pilar. Pertama, peningkatan intensitas energi yang membantu mengurangi biaya transisi. Kedua, dekarbonisasi pembangkit listrik untuk mengurangi emisi langsung di sektor ketenagalistrikan.

"(Pilar lainnya) peralihan ke bahan bakar rendah emisi pada penggunaan akhir dan penangkapan. Pemanfaatan dan penyimpanan karbon (Carbon Capture Utilization Storage/CCUS) yang mengurangi emisi dari industri yang emisinya sulit dikurangi," ujarnya.

Mewujudkan target net zero emisi, kata Mirza, memerlukan kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak, termasuk institusi dan lembaga termasuk dengan akademis dan kalangan industri terkait.

"Melalui kolaborasi yang kuat maka akan didapat mencapai dampak yang lebih besar dalam mengurangi emisi dan bergerak menuju net zero emission," katanya.