• EKSEKUTIF

Upaya Prabowo Tangkis Serangan Anies-Ganjar di Debat Ketiga Capres

Eko Budhiarto | Senin, 08 Jan 2024 11:26 WIB
Upaya Prabowo Tangkis Serangan Anies-Ganjar di Debat Ketiga Capres Debat Ketiga Calon Presiden Peserta Pemilu Tahun 2024 bertajuk Pertahanan, Keamanan, Internasional, Globalisasi, Geopolitik dan Politik Luar Negeri, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). (Foto: KPU)

Jakarta, Indonesiainfo.id - Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto, membantah tudingan-tudingan capres nomor urut 1 Anies Baswedan, dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, dalam debat capres ketiga.

Debat ketiga Pilpres 2024, yang merupakan kelanjutan debat pertama pada 12 Desember 2023 dan debat kedua pada 22 Desember 2023, mengangkat isu-isu pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri.

Dalam sesi debat, masing-masing capres menyampaikan visi, misi, dan pandangannya soal isu-isu pertahanan, keamanan, dan geopolitik. Anies dan Ganjar juga memanfaatkan debat ketiga itu untuk mengkritik kebijakan pertahanan Prabowo Subianto, mengingat saat ini dia menjabat sebagai menteri pertahanan RI.

Beberapa kebijakan yang dikritik oleh Anies dan Ganjar saat sesi debat, di antaranya menyangkut pembelian alat utama sistem senjata (alutsista) bekas dan pemenuhan kekuatan pokok minimum (MEF) yang dikhawatirkan tidak terwujud sampai akhir 2024. Anies, dalam sesi debat, juga menyoroti kebijakan lumbung pangan (food estate) Prabowo.

Terkait itu, Prabowo menanggapi data-data yang digunakan Ganjar dan Anies banyak yang keliru. Dia pun mengajak kedua capres itu untuk bertemu, duduk bersama, dan “buka-bukaan” data-data pengadaan alutsista serta kebijakan pertahanan lainnya.

"Semua data yang saudara ungkapkan itu keliru semua, saya bersedia kita duduk, kita buka-bukaan. Mau bicara food estate, mau bicara apa, apa PT Teknologi Militer Indonesia, kita buka, jadi di mana masalahnya?" ucap Prabowo dalam debat capres di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024), yang dibalas senyuman oleh Anies.

Prabowo pun menganggap berbagai tudingan itu juga menandakan bahwa Anies tidak beretika. Padahal, ia mengatakan, Anies selalu menyerangnya soal etik, termasuk tatkala memilih cawapres. "Maaf ya, karena anda desak saya, saya terus terang saja saya menilai anda tidak pantas bicara soal etik, itu saja. Saya merasa bahwa anda itu menyesatkan. saya boleh berpendapat kan?" ucap Prabowo.

Sementara itu, Ganjar blak-blakan mengkritisi Prabowo soal keputusan membeli pesawat bekas. Menurut Ganjar, awalnya dia percaya bahwa Prabowo benar-benar paham soal sektor ini. Namun, setelah Ganjar berbicara ke pilot, angkatan udara, ia mengatakan kebijakan yang top-down membuat mereka hanya menerima saja.

Soal pembelian alutsista bekas, Ganjar mengatakan perencanaannya terlalu gegabah. Ia mengklaim persoalan itu tidak dimunculkan sama sekali di industri pertahanan.

Menanggapi hal ini, Prabowo memberikan penjelasan. Menurut dia, alat perang itu usianya kurang lebih 25-30 tahun.

"Jadi bukan soal bekas atau tidak bekas. Tapi usia pakainya kemudaan. Jadi umpamanya pesawat 2004 yang di Qatar yang rencananya akan kita akuisisi itu usia pakainya masih 15 tahun pak," ujarnya.

Ia mengatakan teknologi tersebut mengarah ke teknologi canggih dan terbaru. Ia juga mengatakan ada persoalan jika membeli pesawat baru.

"Kalau kita beli baru, datangnya baru 3 tahun dan operasionalnya itu baru 7 tahun. Nah, sementara 3-7 tahun ini kita ditekan perlu kemampuan canggih," katanya.