Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria bertemu Menteri Negara Britania Raya untuk Indo-Pasifik Anne Marie Belinda Trevelyan pada Kamis (29/02/24) di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta. (Foto: Kominfo)
Jakarta, Indonesiainfo.id - Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Pemerintah Britania Raya akan meningkatkan kerja sama digitalisasi untuk pengembangan kemampuan teknis membangun e-Government atau Pemerintahan Digital.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria usai bertemu dengan Menteri Negara Britania Raya untuk Indo-Pasifik Anne Marie Belinda Trevelyan pada Kamis (29/02) lalu di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta.
Nezar menyebut Britania Raya telah memiliki pengalaman sukses dalam menerapkan e-Government yang dikenal dengan gov.uk. Termasuk dalam penerapan teknologi baru untuk memberikan layanan kepada masyarakat melalui platform pemerintahan digital.
"Indonesia perlu belajar dari sejumlah keberhasilan tersebut, sehingga kita tidak perlu mengulangi atau pun menempuh beberapa kegagalan yang terjadi. Dan ini adalah salah satu proses yang terus-menerus harus diperbarui, satu proses yang tidak pernah berhenti,” kata Nezar.
Wamen Nezar menjelaskan Kementerian Kominfo memiliki dua tugas terkait implementasi pemerintahan digital, yaitu membangun infrastruktur dan melakukan integrasi serta konsultasi untuk interoperabilitas aplikasi yang digunakan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
“Dalam kerangka itu, Indonesia membutuhkan supervisi bantuan teknis dari negara-negara yang sudah berhasil melaksanakan e-Government. Salah satunya Britania Raya dan Inggris," kata Nezar.
Menurut Wamenkominfo, Indonesia juga telah bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk universitas dari luar negeri guna mengembangkan kemampuan teknis dalam membangun pemerintahan digital.
“Kita juga kerja sama dengan Tony Blair Institute untuk bekerja sama dalam soal technical assistance. Jadi ada kerja sama dengan universitas nantinya ada kerja sama dalam bantuan teknis untuk meningkatkan kemampuan kita membangun e-Government di Indonesia," jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Wamen Nezar Patria mengungkap undangan Menteri Negara Britania Raya untuk Indo-Pasifik Anne Marie Belinda Trevelyan kepada Pemerintah RI untuk hadir dalam pertemuan membahas digitalisasi di Inggris pada Bulan Juni mendatang.
“Kita juga bersepakat untuk meningkatkan kerja sama terutama dalam soal penguatan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. Dan juga membangun sejumlah kerja sama yang terkait pendidikan, terutama untuk peningkatan kapasitas," tuturnya.