Ilustrasi gim/permainan (foto: UPI)
Jakarta, Indonesiainfo.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengapresiasi disahkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional.
Disahkannya Perpres Nomor 19/2024 ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem dan industri gim lokal di Indonesia. Mengingat, industri gim Indonesia menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif yang tergolong kuat, tumbuh pesat, dan memiliki potensi sangat besar.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Ahli Utama Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya, memaparkan bahwa pasar gim Indonesia sangat besar.
Melihat Statista pada 2023, kata Nia, pasar gim Indonesia diproyeksikan meraup pendapatan hingga 1.117 juta dollar AS. Dari total tersebut, kebanyakan adalah industri game online dengan nilai pasar mencapai 343 juta dollar AS pada 2023.
"Melihat pencapaian yang telah didapatkan, besar harapan dengan disahkannya Perpres Nomor 19/2024 dapat menjadi akselerasi bagi pengembangan industri gim di Indonesia," kata Nia dalam keterangan resminya, Senin (18/3).
Dengan begitu, dalam jangka panjang dapat mendorong industri gim untuk menguasai pasar domestik, sekaligus meningkatkan jumlah pelaku industri kreatif di subsektor pengembang permainan yang menembus pasar global.
"Dengan disahkannya Perpres Nomor 19/2024 menjadi langkah sangat baik dalam mendorong pertumbuhan subsektor pengembang permainan. Terlebih lagi, banyak keuntungan yang bisa didapatkan pelaku industri kreatif Indonesia," kata Nia.
Setidaknya, ada delapan poin utama yang diupayakan bagi pelaku subsektor pengembang permainan. Mulai dari pengembangan riset, pengembangan pendidikan, fasilitas pendanaan dan pembiayaan.
Selain itu, ada juga penyediaan infrastruktur, pengembangan sistem pemasaran, pemberian intensif, fasilitas kekayaan intelektual, serta perlindungan hasil kreativitas.
"Delapan poin utama yang tertuang dalam Perpres Nomor 19/2024 diharapkan dapat mendorong industri gim di Indonesia agar semakin pesat bertumbuh di masa mendatang. Termasuk salah satunya dapat bersaing di pasar global," kata Nia.